Penguatan Akuntabilitas

 

Saat ini, akuntabilitas menjadi isu penting dalam birokrasi. Akuntabilitas berorientasi pada hasil serta sebagai salah satu asas umum dalam penyelenggaraan negara dan menjadi prinsip dasar dari good and clean government. Pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintah melalui implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Poin penting dalam penguatan akuntabilitas suatu lembaga dapat dilihat dari adanya keterlibatan pimpinan, pengelolaan akuntabilitas kinerja, pengoptimalan capaian kinerja unit kerja, dan tercapainya Nilai Kinerja Anggaran (NKA) yang baik.
 
Capaian nilai SAKIP LPMP Provinsi Jawa Timur cenderung meningkat dari tahun 2016 hingga tahun 2021. Pada tahun 2021, capaian nilai SAKIP LPMP Provinsi Jawa Timur (saat ini BBPMP atau Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Timur) telah terealisasi sebesar 88,00 dan mendapat Predikat SAKIP A. Adanya peningkatan nilai SAKIP tersebut sebagai indikator terwujudnya tata kelola lembaga yang lebih baik.
 
Upaya untuk mendukung tingkat capaian tata kelola lembaga yang baik dengan menerapkan siklus manajemen kinerja yang terintegrasi, antara lain:
 
Keterlibatan pimpinan lebih komprehensif dalam mengarahkan proses penyusunan dokumen perencanaan (Renstra, RKAKL, Program Kerja, PK Kepala, Rencana Aksi hingga PK Individu), terlibat aktif dalam pemantauan, evaluasi, dan pelaporan kinerja.
 
Pengelolaan akuntabilitas kinerja dengan menyusun dokumen perencanaan kinerja yang berkualitas, yaitu: (a) Dokumen Renstra yang disusun berdasarkan pedoman dan sudah berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama 5 tahun. Renstra lembaga juga direviu secara berkala untuk menjaga kualitas dokumen perencanaan hingga akhir tahun Renstra. Salah satu tujuan reviu Renstra adalah dikarenakan adanya perubahan kebijakan yang mengakibatkan perubahan pada Sasaran dan Indikator pada Renstra. Dengan adanya reviu, maka terdapat keselarasan arah kebijakan dan strategi antara Kemendikbudristek dengan UPT BBPMP di daerah; (b) Menetapkan tujuan, sasaran, target, melakukan penyelarasan tugas dan fungsi mulai dari tingkat Kementerian hingga UPT, menyusun PK Kepala selanjutnya diturunkan hingga level individu (SKP/ PK Individu). Hal ini untuk memastikan bahwa capaian kinerja lembaga secara keseluruhan dapat terlihat dari hasil kinerja individu pegawai sesuai dengan SKP masing-masing; (c) Dalam proses penyusunan program/ kegiatan, menjadikan permasalahan utama atau isu-isu strategis mengenai penjaminan mutu pendidikan di Provinsi Jawa Timur sebagai dasar dalam penentuan skala prioritas  penyusunan program/ kegiatan. Proses penyusunan program/ kegiatan dan anggaran juga dilakukan secara transparan dan akuntabel, efektif dan efisien.
 
Pengoptimalan pencapaian target kinerja, yaitu dengan melibatkan seluruh sumber daya yang dimiliki oleh lembaga untuk mendukung tingkat pencapaian target kinerja lembaga.
(a) Pengukuran kinerja, yaitu kegiatan pemantauan, pengukuran, dan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan secara internal dilakukan rutin setiap bulan dan triwulan untuk dilakukan perbaikan yang berkelanjutan; (b) Perbaikan kinerja, sebagai umpan balik perencanaan kinerja.
 
Menciptakan sinergi yang baik dan terstruktur antara pemerintah pusat dan daerah. Selain itu juga menciptakan budaya kerja yang berkualitas di dalam internal lembaga untuk menunjang kinerja lembaga. Hal ini dilakukan agar dapat terbangun Budaya Kerja Bersih dan Melayani.
 
Kerjasama LPMP Provinsi Jawa Timur dengan Satuan Tugas Covid 19 Provinsi Jawa Timur sebagai tempat karantina bagi kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI), WNI dan kedatangan WNA yang masuk ke wilayah Jawa Timur melalui Bandara Juanda-Surabaya. Bentuk kerjasama adalah penyiapan Asrama F sebagai tempat karantina bagi PMI, WNI dan WNA sebanyak 84 kamar.
 
Tim Satuan Pengawasan Intern (SPI) melaksanakan kegiatan Penyusunan Peta Resiko dalam Pengawasan Internal LPMP Provinsi Jawa Timur dengan narasumber dari BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Timur. Kegiatan bertujuan untuk pendampingan dalam penyusunan peta resiko yang valid terhadap pelaksanaan program kerja lembaga. Peta resiko sebagai bahan perbaikan dan peningkatan kinerja lembaga untuk menunjang birokrasi bersih melayani sebagai upaya mendukung lembaga menjadi instansi pemerintah yang berpredikat wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM).
 
Tim kerja WBBM LPMP Provinsi Jawa Timur mendapatkan pengetahuan dan pengalaman melalui sharing knowledge dengan Satker yang berpredikat WBK/ WBBM, bimbingan dan asistensi dari Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek dan dari Satker Kemendikbudristek yang telah mendapat predikat WBK/ WBBM, serta penilaian dan evaluasi dari tim Kemenpan RB. Bagi LPMP, reformasi birokrasi merupakan salah satu langkah awal untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien, sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat, dan profesional.
 
Tim ZI WBK/ WBBM LPMP Provinsi Jawa Timur telah melaksanakan kegiatan selama tahun 2021 antara lain: (a) Pemantapan dan penyempurnaan inovasi layanan LPMP Provinsi Jawa Timur; (b) Pendampingan satker dibawah Kemendikbudristek menuju WBK; (c) Penguatan pembangunan ZI WBBM melalui rapat internal tim kerja WBBM; (d) Internalisasi program WBBM ke seluruh pegawai; (e) Penyusunan RTL dari rencana aksi agen perubahan; (f) Uji publik standart Layanan LPMP Provinsi Jawa Timur (area Tata Laksana).
 
Dukungan sistem informasi manajemen yang terintegrasi antara Kemendikbudristek dengan BBPMP.
 
Penerapan dan pengelolaan siklus manajemen kinerja pada BBPMP Provinsi Jawa Timur lebih terintegrasi dan terdapat perbaikan berkesinambungan. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya aplikasi SPASIKITA yang telah dikembangkan oleh Kemendikbudristek dan telah digunakan oleh seluruh satker/ UPT termasuk oleh BBPMP Provinsi Jawa Timur. Aplikasi SPASIKITA membantu dan mempermudah dalam proses perencanaan, sebagai media monitoring dan evaluasi pelaksanaan program kegiatan, serta membantu proses pelaporan akuntabilitas kinerja. Aplikasi SPASIKITA terkoneksi dengan aplikasi lain yaitu SMART dan OM-SPAN Kemenkeu, E-Monev Bappenas, SIMKEU Molk Kemendikbud, e-SAKIP REVIU Kemenpan RB, dan Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE).
 
Perbaikan layanan secara keseluruhan, serta menciptakan inovasi layanan baik yang dilakukan secara online maupun offline. Aplikasi Si Mantan (Sistem Informasi Manajemen Kegiatan) BBPMP Provinsi Jawa Timur juga telah dikembangkan dengan tujuan untuk mempermudah dalam pengelolaan kegiatan internal lembaga, mulai dari perencanaan, pemantauan pelaksanaan kegiatan setiap bulan dan triwulan, serta evaluasi pelaksanaan kegiatan dan daya serap anggaran.
 
 
Berikut foto-foto dari Area Akuntabilitas BBPMP Jatim (sebelumnya bernama LPMP Jatim) dalam rangka menuju WBBM (Wilayah Bersih Bebas Melayani):
 
 
 
Capaian Nilai SAKIP LPMP Provinsi Jawa Timur Tahun 2016 – 2021
 
 
 
 
LPMP Provinsi Jawa Timur menerima Piagam Penghargaan dari BPJS atas Kerjasama Pembelajaran Daring Tahun 2021. 
 
 
LPMP Provinsi Jawa Timur mendapatkan penghargaan peringkat 3 atas nilai SAKIP Tahun 2021 dari Kemendikbudristek.
 
 
LPMP Provinsi Jawa Timur mendapatkan penghargaan atas keberhasilan membangun ZI WBBM Tahun 2021 dari Kemendikbudristek.
 
 
 
Penghargaan Peringkat 3 Satker Terbaik atas Capaian Nilai IKPA Triwulan I Tahun 2022 untuk Kategori Pagu DIPA 50 - 100 M oleh KPPN Surabaya 1.
 
 
 
Penghargaan Peringkat 1 Satker Terbaik atas Capaian Nilai IKPA Triwulan II Tahun 2022 untuk Kategori Pagu DIPA 50 - 100 M oleh KPPN Surabaya 1.
 
 
 
Pimpinan terlibat secara langsung dalam penyusunan dokumen perencanaan dan evaluasi pelaksanaan program kegiatan lembaga.
 
 
 
Kepala dan Kasubbag LPMP Provinsi Jawa Timur mengikuti kegiatan Reviu Laporan Kinerja 2021.
 
 
 
 
Reviu Renstra Tahun 2022 - 2024 BBPMP Provinsi Jawa Timur oleh narasumber dari Biro Perencanaan-Kemendikbudristek, Ibu Cyti Daniela Aruan.
 
 
 
Sosialisasi PK Kepala disampaikan oleh Plt. Kepala BBPMP Provinsi Jawa Timur kepada seluruh pegawai.
 
 
 
Rapat rutin internal lembaga untuk pemantauan, pengukuran, dan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan.
 
 
 
Overviu SAKIP Tahun 2022 dengan mengundang narasumber dari BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Timur dengan materi tentang Manajemen Berbasis Kinerja.
 
 
 
Kepala dan Kasubbag LPMP Provinsi Jawa Timur mendampingi Menteri Perhubungan, Gunernur Jawa Timur, dan Pangdam V/ Brawijaya untuk mengecek lokasi karantina di LPMP Provinsi Jawa Timur.
 
 
 
Kegiatan Penyusunan Peta Resiko dalam Pengawasan Internal LPMP Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 dengan narasumber dari BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Timur.
 
 
 
Kunjungan tim Kemenpan RB dalam penilaian dan evaluasi WBBM LPMP Provinsi Jawa Timur Tahun 2021.
 
 
 
Aplikasi Spasikita Kemendikbudristek.
 
 
 
Tampilan Aplikasi SIMANTAN BBPMP Provinsi Jawa Timur