Inovasi Layanan Eksternal

Menuju WBBM - Dalam penjelasan di menu (halaman) mengenai "Inovasi Layanan Eksternal" BBPMP Provinsi Jawa Timur beserta para penggagasnya ini, kami juga akan turut berbagi informasi mengenai "Inovasi Layanan Internal" di BBPMP Provinsi Jawa Timur beserta para penggagasnya.
 
Perubahan yang terus menerus adalah kebutuhan setiap organisasi untuk menjawab tantangan zaman yang dinamis. Apabila sebuah organisasi alergi terhadap perubahan, maka tinggal menunggu waktu saja organisasi tersebut bakal digilas zaman.
 
Namun perubahan bukan sesuatu yang terjadi tiba-tiba. Di balik setiap perubahan, dibutuhkan aktor-aktor. Mereka inilah para agen-agen perubahan.
 
Kesadaran untuk mendorong lahirnya berbagai inovasi melalui agen-agen perubahan  ini telah mmebudaya di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur 
 
Para agen perubahan ini terus menerus berinovasi untuk mewujudkan mutu pendidikan di Jawa Timur makin baik dari hari ke hari.
 
Saat ini, di BBPMP Provinsi Jawa Timur sudah ada sederet terobosan-terobosan atau inovasi-inovasi yang dibuat oleh para agen perubahan.
 
Di antaranya inovasi yang dilakukan oleh Rustamhari, S.Sos., M.M. Dari tahun ke tahun, sejumlah langkah positif telah dia buat. Yang cukup penting adalah mendorong perubahan dari budaya kerja manual menuju budaya kerja digital dengan pemanfaatan aplikasi SINDE secara optimal.
 
Di tahun sebelumnya, tepatnya pada 2019, 2020 dan 2021, Rustamhari juga menjadi penggagas budaya sharing knowledge yang merupakan aktivitas berbagi pengetahuan dan pengalaman antar pegawai sehingga para pegawai BBPMP Provinsi Jawa Timur memiliki pemahaman yang sama atas setiap rincian dan pelaksanaan tugas.
 
Selain Rustamhari, sosok lain yang Agen Perubahan yang berhasil  memunculkan inovasi adalah  Dr. Amiruddin, S.Pd.,M.T. Pada 2019, dia menggagas siklus PIERS (Perencanaan, Implementasi, Evaluasi, Refleksi, dan Strategi Baru) dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan ZI WBBM.
 
Dari inovasinya tersebut, akhirnya sharing knowledge menjadi budaya kerja di BBPMP Provinsi Jawa Timur yang dihayati dengan baik oleh para pegawai. Gagasan itu juga mendorong adanya monitoring serta evaluasi pelaksanan rencana kerja menuju ZI-WBBM tahun 2020 dan rencana kerja reformasi Birokrasi BBPMP Provinsi Jawa Timur tahun 2021.
 
Sejak digagas pada 2019, sampai saat ini siklus tersebut terus diimplementasikan sampai saat ini.
 
Berikut berbagai inovasi layanan online (berbasis web, aplikasi online dan medsos) eksternal BBPMP Provinsi Jawa Timur tahun 2022:
 
Sedangkan di bawah ini berbagai inovasi layanan online (berbasis web dan aplikasi online) internal BBPMP Provinsi Jawa Timur tahun 2022:
 
Inovasi selanjutnya datang dari Riyanto, S.Kom., M.T. Sosok ini di media sosial dikenal dengan nama Cak RYE. Bertepatan dengan masa pandemi Covid-19 yang menuntut pemanfaatan besar-besaran teknologi informasi, dia mampu memfasilitasi kebutuhan tenaga pendidik dan non-pendidik untuk menunjang kegiatan pembelajaran secara daring. Yang dia lakukan adalah membuat berbagai macam tutorial untuk meningkatkan kompetensi PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dan pegawai LPMP Provinsi Jawa Timur.
 
Hasilnya, saat ini sudah ada kanal Youtube Tutorial yang tahun lalu  jumlah viewernya mencapai 1.288 juta, serta ada 63 judul tutorial yang relevan untuk membantu tugas para pendidik di masa pandemi Covid-19.
 
Kemudian ada pula aplikasi SILAT (Sistem Informasi Layanan Terpadu) yang digagas oleh Maryono, S.Sos., M.M. Inovasi tersebut membantu para stakeholder untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan secara cepat, tanpa harus mengorbankan waktu, tenaga, serta biaya.
 
Layanan tersebut bahkan telah digunakan lebih dari 9 ribu pengguna per Agustus 2021 lalu dan mencatatkan angka kepuasan pelanggan hingga 93 persen. Sampai saat ini, aplikasi SILAT tersebut terus ditingkatkan agar semakin bisa menjawab kebutuhan para stakeholder.
 
Masih ada beberapa inovasi aplikasi digital lainnya. Seperti aplikasi SIPIRANG (Sistem Informasi Persediaan Barang) dan SIRISKA (Sistem Informasi Inventaris BMN Kantor) yang digagas oleh Mochammad Rifa'i, S.Si, kemudian aplikasi DULUR BBPMP Jatim yang digagas Heru Susanto, S.E. Aplikasi ini adalah aplikasi yang digagas mulai Desember 2020 dan sudah tersedia di PlayStore. Aplikasi ini bermanfaat untuk mengintegrasikan aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan oleh pegawai.
 
Berikutnya, ada aplikasi SI PAK GURU dari Asaria Windaheri Haan, S.Psi. Aplikasi yang dibangun mulai November 2019 lalu hingga Januari 2020 lalu ini dapat memfasilitasi prosedur pengajuan kenaikan pangkat guru IV/b ke atas secara online.
 
Aplikasi ini memudahkan para guru golongan IV/b ke atas untuk melakukan pengecekan sampai dimanakah posisi berkasnya 
 
Bila dulu posisi berkas usulan kenaikan pangkat mereka teramat sulit untuk dideteksi karena melimpahnya jumlah berkas yang masuk, dengan adanya aplikasi SI PAK GURU, para guru golongan IV/b ke atas dapat mengetahui secara online, apakah berkasnya telah sampai ke alamat tujuan, apakah masih dalam proses penilaian, atau apakah telah selesai dinilai
 
Di bidang keredaksian dan komunikasi, ada inovasi Lorong Redaksi (Lored). Inovasi yang digagas oleh Dr. Wahyu AriJatmiko ini merupakan sebuah ruang redaksional dan baca senyap bagi tim pengelola website BBPMP Provinsi Jawa Timur. Di Lorong Redaksi ini telah dihasilkan berbagai produk seperti Website Utama Lembaga, Majalah Median, Jurnal Ilmiah Inspirasi, Jelita (Jendela Literasi Kita) = Lored versi online, serta Podcast MSG (Mikir Sing Genah) untuk Pendidikan.
  
Sampai saat ini, Lorong Redaksi masih terus dan akan terus meningkatkan kualitas produk-produk literasinya, diantaranya dengan memfixkan serta menambahkan berbagai macam fitur, konten, serta rubrik di "Website Utama Lembaga". 
 
Inovasi-inovasi di atas tak akan berhenti. Di tahun 2022 ini seiring dengan tuntutan perkembangan zaman, BBPMP Provinsi Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan atau penguatan inovasi-inovasi yang telah diinisiasi oleh agen-agen perubahan yang berani melahirkan inovasi-inovasi luar biasa tadi maupun dari para agen perubahan baru melalui berbagai inovasi baru juga yang mereka gagas. 
 
Salah satunya yakni ULT-LINK atau ULT Keliling yang digagas oleh Arum Wiwik Yudiarti, S.Pd, M.Pd dan Yuwan Dinta Hermawan, S.H, M.Hum.
 
Program ULT Keliling (ULT-LINK) ini dilaksanakan baik secara luring maupun daring.
 
ULT Luring misalnya, telah dilakukan dengan kunjungan langsung ke kabupaten Situbondo, Banyuwangi, dan Gresik.
 
Sedangkan ULT Daring telah diimplementasikan melalui pertemuan Zoom terjadwal dengan stakeholder di Kabupaten Pacitan dan di Kabupaten Malang.
 
Selain ingin mendekatkan diri dengan stakeholder, terobosan ini juga diharapkan dapat mewujudkan pelayanan yang akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, serta kolaboratif.