Unit Layanan Terpadu LPMP Jatim, Langkah Nyata ke Zona Integritas dan WBK Diresmikan Mendikbud

Redaksi 26 Agustus 2018

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meresmikan Unit LayananTerpadu (ULT) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) JawaTimur, Minggu (19/8/2018).

Usai pengguntingan ronce melati secara simbolis di lobby ULT, Mendikbud yang didampingi Kepala LPMP Jatim Bambang AgusSusetyo, menandatangani piagam peresmian.

Selanjutnya mereka mencoba mesin nomor antri yang tersedia sesuai dengan layanan yang dibutuhkan oleh para guru calon pengguna layanan.

“Jika ada guru yang akan berkonsultasi mengenai supervisi mutu pendidikan, kerjasama PMP dan  hal lain diantaranya seperti sertifikasi dan NUPTK, maka mereka dapat melihat papan ini,” kata Bambang sembari menunjukkan mesin nomor antrikepadaMendikbud.

“PAK itu apa?” tanya Mendikbud.

“Itu penilaian sesuai kepangkatan, Pak,”  jawab Bambang sembari menekan salah satu tombol yang dimaksud. Secara otomatis, secarik kertas bernomor keluardari mesin tersebut.

“Ini nanti yang melayani para guru berbeda sesuai jenis layanan yang dibutuhkan,” terang Bambang.

“Oh, iya ya. Wah, bagus ini,” puji Mendikbud.

Ada pun jenis layanan yang disediakan antara lain layanan data dan informasi mutu pendidikan (berkenaan dengan NUPTK, sertifikasi, Dapodik, Standar Nasional Pendidikan, hasil Ujian Nasional), PAK (penilaian angka kredit guru), layanan data dan informasi mutu pendidikan, layanan supervise mutu pendidikan, layanan kerjasama Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP), layanan permohonan nara sumber, serta layanan peminjaman sarana dan prasarana.

LPMP Jatim sendiri terpilih menjadi salah satu lembaga yang ditunjuk sebagai pilot project duplikasi ULT di lingkungan UPT Kemdikbud di daerah (provinsi). Selain LPMP Jatim, terdapat empat LPMP lainnya yang menjadi pilot project yaitu LPMP Jawa Tengah, LPMP Sulawesi Selatan, LPMP Kalimantan Selatan dan LPMP Riau.

Tersedianya ULT ini juga menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik oleh LPMP Jatim dalam menyongsong Reformasi Birokrasi menuju Zona Interitas (ZI) dan Wilayah BebasKorupsi (WBK).

Selain itu, ZI dan WBK merupakan momentum perubahan. Bila dijalankan secara konsisten diharapkan dapat meningkatkan efektivitas birokrasi dan efisiensi biaya.

Selain layanan tatap muka, web LPMP Jatim juga menyediakan menu Aduan Sepekan yaitu layanan informasi dan aduan seputar pendidikan versi online (ULT/Layanan Terpadu online).

Pengunjung web, terutama guru, jika ingin menanyakan informasi, memberikan pengaduan dan berkonsultasi dapat meng-klik secara mudah alamat/link berikut:  http://lpmpjatim.kemdikbud.go.id/helpdesk  (Bagus Priambodo)

Tags: