Training OSN SMP Pertama di LPMP Jatim

Redaksi 27 Juni 2019

Jelang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Nasional 2019 di Yogyakarta, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Timur (LPMP Jatim) menyelenggarakan Training OSN SMP bagi siswa yang mewakili Provinsi Jatim di Surabaya pada 17 - 21 Juni 2019.

Selama lima hari tersebut, peserta dipersiapkan dan dibekali konsep penyelesaian soal OSN. Pemateri adalah para dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) untuk mapel matematika dan IPA serta Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk mapel IPS.

“Training OSN ini baru pertama kali diadakan di LPMP Jatim. Para siswa peserta pembinaan ini pun sudah tentu adalah siswa pilihan,” ujar Dr Bambang Agus Susetyo MM MPd, Kepala LPMP Jatim, saat pembukaan Training OSN SMP 2019 di Gedung LPMP Surabaya, Senin (17/6/2019).

Bambang kemudian berbagi pengalaman bagaimana mengarahkan siswa dan guru di sekolah yang dipimpinnya untuk mengikuti olimpiade sains. Saat itu, Bambang masih menjabat sebagai kepala sekolah di Tulungagung pada 2005. 

Guru dan siswa di sekolahnya diikutsertakan olimpiade sains di Malang. Begitu kembali ke Tulungagung, Bambang meminta para siswa tersebut berbagi ilmu yang sudah diperolehnya saat olimpiade kepada teman-teman sekolahnya.

“Jadi, para siswa tersebut menjadi tutor bagi teman sebayanya. Ini salah satu cara agar ilmu yang dimiliki siswa olimpiade semakin terasah,” tutur Bambang.

Hal tersebut berlangsung dari tahun ke tahun hingga suatu hari sekolahnya berhasil memperoleh medali emas. Nah, Bambang juga berharap para siswa peserta OSN 2019 yang mewakili Jatim untuk melakukan hal yang sama.

Tujuannya, agar ilmu tersebut tidak hilang begitu saja, sebaliknya justru memperkuat pengetahuan si siswa. Maka, ketika menghadapi soal OSN yang cukup sulit, si siswa berprestasi itu tahu harus melakukan apa untuk menyelesaikannya.

Peserta kegiatan training OSN SMP di LPMP Jatim ini akan berangkat ke OSN Tingkat Nasional pada 30 Juni hingga 6 Juli 2019 di Yogyakarta. Jatim telah menyeleksi 24 siswa OSN, terdiri dari delapan orang mapel Matematika, delapan orang mapel IPA dan delapan orang mapel IPS.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan Training OSN SMP Provinsi Jatim Tahun 2019 ini adalah peserta akan berbekal wawasan akademik dan mental tanding yang baik.

“Saya berharap peserta training akan lebih termotivasi untuk berprestasi secara optimal di tingkat nasional,” tegas Bambang.

Pembinaan dan pengembangan sains jenjang SMP yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merupakan salah satu bagian dari empat pilar kebijakan pembangunan pendidikan nasional. Keempat hal itu adalah olah hati atau kalbu, olah rasa, olah pikir, dan olahraga.

Dalam perspektif ini, pembangunan pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada penyiapan tenaga kerja. Penting juga untuk mampu membangun seluruh potensi kecerdasan manusia agar berkembang secara optimal dan bermanfaat bagi diri sendiri, masyarakat serta pembangunan karakter dan jati diri bangsa.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, salah satu program yang dilaksanakan setiap tahun dan merupakan program dari direktorat terkait yang berkolaborasi dengan LPMP Jatim adalah penyelenggaraan kegiatan lomba, festival dan olimpiade. (Bagus Priambodo)

Tags: