Tingkatkan Kapabilitas Staf dengan Studi Lanjut

Redaksi 08 Maret 2019

Kunci kemajuan suatu lembaga terletak pula pada kapabilitas atau kemampuan stafnya. Staf berkarakter baik saja tidak akan dapat menunjukkan komprehensinya.

“Biasanya orang yang dinyatakan qualified, kompetensinya juga sudah memenuhi. Tapi, di Indonesia, qualified ini tidak mencerminkan komprehensi,” kata Hamid Muhammad MSc PhD, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), di Graha Wiyata Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Jawa Timur (LPMP Jatim), Senin (4/3/2019). 

Agar kemampuan stafnya menjadi lebih berkualitas, Hamid mendorong para pejabat dan staf LPMP Jatim melanjutkan kuliahnya ke strata lebih tinggi. Jika memungkinkan, belajar ke luar negeri. 

“Anda akan lebih fokus belajar dan memaksa diri untuk menguasai bahasa asing, Inggris atau lainnya.” Saran Hamid. 

Dalam perjalanannya ketika belajar kembali itu, para staf akan selalu mendapatkan hal baru yang mungkin belum pernah diketahui sebelumnya. Wawasan dan pengalaman baru itulah yang dapat menjadi masukan ke lembaga tempatnya bertugas. 

“Perlu diingat pula, Anda ini bekerja dalam sebuah tim. Pekerjaan di pendidikan ini bukan bersifat individual, melainkan kerja tim,” tegasnya. 

Melalui kerja tim ini, LPMP Jatim sebagai sebuah kampus para guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah dapat dioptimalisasikan fungsinya. Hamid menilai kondisi lingkungan kompleks LPMP Jatim sudah luar biasa. Rindang, bersih, dan stafnya ramah. 

Arahan ini berkenaan dengan adanya penilaian Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2019. Untuk itu, dibutuhkan juga tata kelola lembaga. Apalagi LPMP Jatim telah mengantongi predikat sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) pada 2018. 

“Tata kelola lembaga merupakan bagian dari perbaikan karakter. Jadi, usai karakter diperbaiki, maka dapat dilakukan pembenahan di semua sektor,” tutur Hamid. 

Ditambahkan Dr Bambang Agus Susetyo MM MPd selaku Kepala LPMP Jatim, sejak zona integritas wilayah bebas korupsi dicanangkan Kemen PAN RB, pihaknya bertekad untuk memperbaiki diri. “Bahkan, pegawai kami magang di Kemendikbud untuk belajar mengenai unit pelayanan terpadu,” katanya. 

Perbaikan menyeluruh juga dilaksanakan terutama terkait dengan manajemen perubahan, penataan tata laksana dan sistem manajemen SDM, serta penguatan akuntabilitas dan pengawasan. Kualitas layanan publik juga ditingkatkan yaitu dengan adanya pendampingan secara periodik melalui perwakilan Inspektorat Jenderal Kemendikbud. (Bagus Priambodo)

Tags: