Tingkat Pengisian e-Rakortek Tertinggi, Kabupaten Pacitan Dapat Apresiasi

Redaksi 06 Juni 2022

Kabupaten Pacitan menjadi daerah di Jawa Timur yang tingkat pengisian  e-Rakortek tertinggi, hingga awal Juni 2022.
 
Pencapaian Kabupaten Pacitan ini mendapat apresiasi Yudhi Timor Bimo Prakoso, perwakilan Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kemendagri, saat acara Fasilitasi dan Pendampingan Penguatan SDM Provinsi Jawa Timur Tahun 2022 yang digelar Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur secara daring pada Kamis (2/6/2022).
 
“Kabupaten Pacitan layak dapat give away, dapat apresiasi karena Pacitan tertinggi pengisiannya. Pacitan ini luar biasa,” puji Yudhi.
 
Selain memuji pencapaian pengisian e-Rakortek, Yudhi juga memuji semangat Pacitan mengikuti  fasilitasi dan pendampingan karena perwakilan kabupaten yang berada di ujung selatan Jawa Timur itu sudah lengkap sejak awal acara.
 
 
 
Ini berbeda dengan sebagian daerah lain yang perwakilan dari badan perencanaan daerah (bappeda) dan dinas pendidikan belum hadir di acara tersebut.
 
Berbanding terbalik dengan Pacitan, 18 kabupaten/kota ini justru tingkat pengisiannya tidak sesuai harapan, bahkan ada 4 kabupaten yang belum melakukan pengisian sama sekali.
 
18 Kabupaten/Kota itu adalah Ponorogo, Kabupaten Blitar, Lumajang, Jember, Situbondo, Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Tuban,  Bangkalan, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Pasuruan, Kota Madiun dan Kota Batu.
 
Di acara ini, Yudhi sempat mengabsen satu per satu perwakilan Bappeda dan Dinas Pendidikan di 18 kabupaten/kota tersebut.
 
“Daerah-daerah ini yang harus menjadi perhatian,” kata Yudhi.
 
Plt Kepala BBPMP Provinsi Jawa Timur Dr. Rizqi berharap melalui pertemuan ini, kendala-kendala teknis yang dihadapi dapat diselesaikan melalui diskusi bersama.
 
“Sehingga (pengisian e-Rakortek) bisa dilakukan secara cepat dan maksimal,” kata Rizqi saat membuka acara.
 
Rizqi juga mengakui masih adanya 4 daerah yang belum mengisi sama sekali e-Rakortek.
 
“Mudah-mudahan hanya kendala teknis, misalkan permasalahan terkait  dengan akun. Mudah-mudahan pagi ini dapat diselesaikan sehingga bisa melakukan pengisian,” harapnya.
 
Diakui Rizqi, kegiatan fasilitasi dan pendampingan ini sudah 2 kali digelar.
 
Kegiatan pertama dilaksanakan di Malang pada tanggal 16 Maret 2022.
 
Ini adalah tindak lanjut dari kebijakan Raport Pendidikan yang merupakan platform baru program Merdeka Belajar yang sudah dicanangkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim pada April 2022.
 
Rapor Pendidikan disusun berdasarkan berbagai hal, mulai dari hasil assesmen nasional (sisi literasi, numerasi dan karakter) serta hasil survey lingkungan belajar. Kemudian data pokok pendidikan, hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) maupun dari hasil akreditasi BAN  terkait penjaminan mutu pendidikan.
 
“LPMP  (BBPMP) memiliki tugas mengawal dan melakukan pemerataan mutu pendidikan, sumber data rapor pendidikan, mulai analisis, survei rekomendasi dan memastikan adanya proses peningkatan yang dilakukan pemerintah daerah. Wujudnya tercermin dalam e- Rakortek,” tegas Rizqi. (Bagus Priambodo/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Dokumentasi Kegiatan BBPMP Provinsi Jawa Timur)

Tags: