Tahun ini, Dapodik & PMP Menyatu

Redaksi 22 September 2020

Dalam acara Bimtek Percepatan Pengumpulan Rapor Mutu Sekolah Daring Tahun 2019 Angkatan 5, beberapa saat lalu (Kamis, 6/8/2020), dijelaskan bahwa di tahun 2020, PMP (Penjaminan Mutu Pendidikan) dan Dapodik (Data Pokok Pendidikan) sudah menjadi satu.

"Sejak tahun 2020, PMP sama Dapodik sudah jadi satu, makanya sekarang ada Salam Satu Data," kata Agustin, Fasnas Pengumpuan Rapor Mutu dari LPMP Provinsi Jawa Timur.

"Karena semuanya sekarang Insya Allah sudah akan jadi satu, yang memungkinkan di tahun-tahun berikutnya akan ada sinergi yang lebih bagus lagi antara Dapodik dan PMP."

Sehingga diharapkan kendala-kendala seperti nilai PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dan Sarpras (Sarana dan Prasarana) yang masih nol, dan banyak lainnya tidak ada lagi.

"Semoga masalah-masalah yang kemarin, kayak PTK sama Sarpras masih zonk nilainya, karena memang belum synch sama Dapodiknya, belum bisa masuk ke server Dapodiknya," terang Agustin.

"Semoga karena ini sudah jadi satu tempat, satu dirjen, satu instansi, sudah menjadi sinergi yang bagus."

Di laman situs Dapodik, kata Agustin, juga sudah ada PMP.

Ia pun berharap agar Dapodik dan PMP tak berjalan sendiri-sendiri lagi.

"Semoga ke depannya, Dapodik dan PMP tidak berjalan terpisah-pisah lagi, jadi bisa langsung synch otomatis," ujarnya.

Sementara itu, di acara ini Hendri Gunawan Ardy dari Satgas Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP) Sesditjen PAUD Dikdasmen Kemdikbud juga membeberkan 11 masalah yang sering terjadi dalam pengisian rapor mutu sekolah.

Ia juga menyertakan beragam solusi yang bisa dilakukan para operator saat mengalami kendala pengisian.

Seperti memastikan akun yang digunakan sama dengan akun Dapodik terbaru jika kendalanya tak bisa login, sinkronisasi terlebih dahulu untuk membackup data jika kendalanya macet saat hitung rapor mutu, dan lain sebagainya. (Bagus Priambodo/Judul asli berita: Salam Satu Data, di 2020 Dapodik dan PMP Sudah Jadi Satu)

Tags: