Sekolah Berperan Ubah Peradaban Manusia

Redaksi 29 Maret 2019

Institusi sekolah sebagai lembaga penyelenggara pendidikan di Indonesia dipercaya dapat mengubah peradaban manusia. Itulah inti isi buku berjudul ‘Sutradara Pendidikan’ karya Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Timur (LPMP Jatim) Dr Bambang Agus Susetyo MM MPd.

“Sekolah efektif sebagai unit perubahan peradaban manusia menjadi lebih baik,” ungkap Bambang pada acara Jambore Pandu Sekolah Model di LPMP Jatim, Rabu (20/3/2019)

Buku ini juga diharapkan dapat mengantarkan masyarakat untuk membantu mewujudkan pendidikan di Indonesia yang maju dan berkualitas. Kepala LPMP Jatim Bambang menyerahkan buku tersebut secara simbolis kepada Menko PMK Puan Maharani, Mendikbud Muhadjir Effendy, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Buku ini sebagai bentuk sumbangan pemikiran dan bukti kiprah nyata Bambang pada kemajuan pendidikan di Jatim. Pembangunan manusia sendiri menjadi salah satu fokus program pemerintah Indonesia melalui pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah-sekolah.

Bersamaan dengan Jambore Pandu Sekolah Model ini, digelar pula Seminar ‘Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan Ekspresi Kebudayaan Dalam Kearifan Lokal’ yang dilaksanakan LPMP Jatim dalam rangka menyukseskan gerakan revolusi mental di bidang pendidikan.

Program PPK disusun karena kesadaran akan tantangan mendatang yang semakin kompleks dan tidak pasti. Namun, sekaligus melihat ada banyak harapan bagi masa depan bangsa khususnya generasi emas 2030.

Hal ini menuntut seluruh lembaga yang menyelenggarakan pendidikan untuk mempersiapkan peserta didik secara keilmuan dan kepribadian. Kelak anak didiknya akan menjadi individu-individu yang kokoh dalam nilai-nilai moral, spiritual, dan keilmuan.

Kegiatan Jambore Pandu Sekolah Model tahun ini juga menampilkan stan pameran dari berbagai instansi, yakni 38 stan pameran dari kabupaten/kota dan 5 stan pameran dari sekolah rujukan berkarakter. Selain itu, stan pameran dari Direktorat Sejarah, stan pameran dari Lembaga Sensor Film, dan stan pameran dari Dharma Wanita LPMP Jatim.

Acara Jambore ini juga dimeriahkan dengan lomba poster siswa, kegiatan kepramukaan, dan penampilan seni dan budaya yang mengandung kearifan lokal dari masing-masing kabupaten/kota di Jawa Timur, serta pendirian tenda kepramukaan.

Sementara itu, Menko PMK Puan Maharani berpendapat acara Pramuka dapat menumbuhkan rasa kebersamaan, nasionalisme, dan penanaman nilai-nilai Pancasila. Ia berharap Jambore dapat menjadi wadah kebersamaan anak-anak dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika. (Bagus Priambodo)

Tags: