PSP Diharapkan Dapat Mewujudkan Paradigma yang Berpusat pada Anak Didik

Redaksi 28 September 2022

Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur terus mendorong dan berupaya agar Program Sekolah Penggerak (PSP) dapat diterapkan secara maksimal.
 
Untuk mendorong terwujudnya hal tersebut, BBPMP Jatim menggelar Bimbingan Teknis Program Sekolah Penggerak ke Pemerintah Daerah yang digelar secara daring menggunakan aplikasi Zoom, Selasa kemarin, 27 September 2022.
 
Bimtek tersebut menghadirkan 2 Widyaprada BBPMP Jawa Timur, yakni Drs. Bekti Maryono M.Pd serta Dr. Djoni Setiawan S.Pd., M.Pd.
 
Saat membuka kegiatan tersebut, Kepala BBPMP Provinsi Jawa Timur, Sujarno M.Pd menjelaskan bahwa bimtek tersebut digelar dengan maksud untuk membahas secara bersama-sama mekanisme implementasi program sekolah penggerak.
 
 
Dia berharap, meski digelar secara daring, bimtek tersebut tak kehilangan maknanya atau manfaatnya demi mewujudkan keberhasilan Program Sekolah Penggerak.
 
"Program Sekolah Penggerak ini nanti akan kita terapkan bersama-sama, baik oleh pemerintah daerah maupun kami (BBPMP Jatim) sebagai pendamping," ujar Sujarno.
 
"Bimtek ini juga merupakan salah satu bentuk pendampingan dari kami," sambungnya.
 
Dia melanjutkan, BBPMP Jatim berharap agar Program Sekolah Penggerak benar-benar akan menghasilkan sebuah gerakan yang dapat mengubah paradigma pembelajaran.
 
Kata dia, dulu paradigma pembelajaran yang berlaku adalah pembelajaran yang teacher centered atau berpusat pada pendidik.
 
Sedangkan dalam program Sekolah Penggerak, paradigma pembelajaran yang ingin diwujudkan adalah pembelajaran yang berpusat pada anak didik atau student centered.
 
"Tentunya ada beberapa konsekuensi dari perubahan paradigma tersebut. Itulah yang kita akan bahas bersama dalam bimtek ini, tentang apa saja yang harus kita lakukan dalam mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada anak dan berdiferensiasi," lanjutnya. (Bagus Priambodo/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Dokumentasi Kegiatan BBPMP Provinsi Jawa Timur)

Tags: