Program Berkualitas warnai Stan LPMP Jatim

Redaksi 18 Mei 2019

Semarak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Jawa Timur 2019 berlangsung meriah dan menyajikan aneka informasi dan pelatihan bagi para pelaku pendidikan. Acara ini sendiri diadakan di Unit Pengelolaan Informasi Majapahit, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Kabupaten Mojokerto, pada 20-24 April 2019. 

Tujuh unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjadi penyelenggara Hardiknas 2019. Mereka adalah Balai Bahasa Jatim, LPMP Jatim, Balai Pengembangan Media Televisi Pendidikan dan Kebudayaan Jatim, Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Jatim, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Otomotif dan Elektronika, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang PKn dan IPS, serta BPCB Jatim. 

Setiap UPT mempunyai stan pameran sendiri dan mereka menampilkan seminar serta talkshow. Ragam tema informasi dan pembelajaran yang sangat bermanfaat disampaikan bagi peserta yang mengikuti. Suasana setiap stan tampak ramai oleh pengunjung sejak pagi hingga sore. 

Selain orang dewasa, anak-anak juga berdatangan ke stan-stan tersebut. Seperti di stan LPMP Jatim, ditampilkan sebuah permainan untuk menguji ketangkasan dan konsentrasi. Sekilas, permainannya terlihat mudah, tetapi tanpa konsentrasi penuh dan tanpa diikuti gerakan motorik, alhasil pemain akan gagal dalam permainan ini. 

Meskipun begitu, pemain tidak putus asa. Mereka terus berusaha hingga memenangkan permainan tersebut. Apalagi banyak hadiah sudah menanti seperti topi, buku agenda, kalender, dan tote bag

Sesuai dengan visi dan misinya dan untuk menambah kualitasnya sebagai lembaga penjaminan mutu pendidikan, LPMP juga membuka Unit Layanan Terpadu di stan pameran sehingga para guru dapat berkonsultasi gratis. LPMP Jatim melayani data dan informasi tentang mutu pendidikan, penilaian angka kredit (PAK) guru golongan/ruang IV/b ke atas, supervisi pendidikan, kerja sama penjaminan mutu pendidikan (PMP), permohonan narasumber, serta peminjaman sarana dan prasarana. 

LPMP Jatim juga mengadakan seminar berkenaan dengan program Gerakan Menulis Siswa (Gemes) sama Guru yang terintegrasi dengan Klinik Literasi. Ini sesuai dengan jargon yang diangkat LPMP Jatim yaitu Makin Tahun Kudu Luwih Melip (Melek Literasi Pren). 

Dr Bambang Agus Susetyo MM MPd, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Timur (LPMP Jatim), mengatakan lingkup literasi itu luas. 

“Literasi dapat berwujud literasi budaya, teknologi, industri kreatif, dan penguatan karakter yang positif,” ujar Bambang, Selasa (23/4/2019). 

Peserta seminar yang kebanyakan adalah guru dan siswa memperoleh ilmu baru terutama mengenai penulisan praktik yang baik (best practice), artikel traveling, tulisan feature ilmiah, dan pengelolaan kafe ilmu yang mengemas perpustakaan bak kafe tempat orang berdiskusi sembari bersantai. (Bagus Priambodo)

 

Tags: