Plt. Kepala BBPMP Jatim Sambut Baik Minat Komunitas Belajar Angonponik Perdalam IKM

Redaksi 18 Agustus 2022

Semangat komunitas belajar  di Jawa Timur memperdalam Implementasi Kurikulum Merdeka makin tinggi, ini sungguh luar biasa dan patut untuk disyukuri
 
Salah satunya Komunitas Belajar Angonponik asal Kota Delta, Sidoarjo yang sehari sebelum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 mengadakan kunjungan ke BBPPMP Provinsi Jawa Timur
 
Kedatangan mereka ke BBPMP Provinsi Jawa Timur disambut dengan baik oleh Plt Kepala BBPMP Provinsi Jawa Timur, Dr. Rizqi didampingi Pokja (kelompok kerja) Inovasi dan Transformasi Pembelajaran pada Selasa lalu (16/8/2022)
 
Maksud kedatangan mereka ke BBPMP Provinsi Jawa Timur, ingin belajar lebih dalam dan runtut (berurutan) mengenai Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM)
 
Komunitas ini berkeinginan keras agar para guru yang berada di dalam komunitas tersebut dapat memahami benar ruh dari Kurikulum Merdeka, dan mampu mempraktikkannya secara benar dalam pembelajaran di kelas maupun di luar kelas
 
Melihat hal tersebut, Plt. Kepala BBPMP Provinsi Jawa Timur beserta tim siap dan dengan senang hati akan membantu Komunitas Angonponik mengenal lebih dekat, mendalam dan berurutan Kurikulum Merdeka mulai dari awal sampai dapat mengimplementasikan penilaian pembelajarannya
 
Koordinator Pokja Inovasi dan Transformasi Pembelajaran bidang IKM, Asaria Wihanderi Haan, saat ditemui di ruang kerjanya pada hari Kamis (18/8/2022) menyampaikan, Dr. Rizqi pada Selasa lalu menyatakan pula kesanggupannya untuk memfasilitasi komunitas-komunitas belajar khususnya di Jawa Timur yang kesulitan dalam memahami dan mempraktikkan Kurikulum Merdeka di sekolahnya masing-masing
 
Aan (panggilan Asaria Wihanderi Haan) melanjutkan, Plt. Kepala sangat antusias melihat keinginan untuk belajar dari Komunitas Belajar Angonponik tersebut, namun perlu disusun model fasillitasi Implementasi Kurikulum Merdeka yang benar-benar mampu difahami dan ditangkap secara utuh oleh para peserta, dalam hal ini Komunitas Belajar Angonponik.
 
Nanti dalam fasilitasi tersebut, beliau (Plt Kepala) berpesan, contoh-contoh praktik harus lebih mendominasi ketimbang teori-teori yang justru hanya akan membuat para pendidik semakin bingung dan enggan mempraktikkan Kurikulum Merdeka di pembelajaran
 
Dan di pelaksanaannya perlu bermitra dengan pihak-pihak terkait
 
Hal tersebut disampaikan Kepala Plt di ruang terpisah, selepas kunjungan Komunitas Belajar Angonponik ke BBPMP Provinsi Jawa Timur
 
Ingin tahu lebih dalam tentang pembelajaran berdiferensiasi? Baca Leading and Managing A Differentiated Classroom by Carol Ann Tomlinson and Marcia B. Imbeau dan terjemahannya di sini
 
Simak juga 2 seri webinar berikut:
 
 
 
Materi webinar dan contoh format asesmen di awal pembelajaran menggunakan google form (tidak perlu diisi) :
-  Unduh materi di sini
- Gaya belajar dengan link: https://forms.gle/CZgP5eT4mGburXpw9
- Asesmen diagnostik non kognitif : https://forms.gle/evUSDp5ZwXX3GrhY8
- Asesmen diagnostik kognitif: https://forms.gle/cEFyRi3AVEt2xQHf6
 
 
 
Dalam membeberkan berbagai praktik baik itupun, nantinya harus disertai tahapan-tahapan yang jelas dan tidak acak, sampai berhasil menelurkan produk berupa modul ajar yang dapat digunakan sebagai contoh pengimplementasian Kurikulum Merdeka secara utuh
 
Aan juga menambahkan, Plt. Kepala berharap aktivitas belajar dan saling berbagi mengenai IKM, pemanfaatan PMM (Platform Merdeka Mengajar) dan berbagai kebutuhan pembelajaran saat ini terus dilakukan di dalam komunitas belajar.
 
Tak bosan beliau mengingatkan, melalui PMM, para pendidik dapat menjajal berbagai fitur terkait IKM dan belajar serta berbagi praktik baik tentang IKM dengan berbagai komunitas belajar yang terdaftar pada platform tersebut tanpa batas.
 
Terkait PMM, Plt. Kepala juga menyampaikan, Platform Merdeka Mengajar adalah platform yang luar biasa, baik dari fitur, isi dan kemudahan penggunaannya
 
Namun, mengutip yang dikatakan oleh Purwanto S.Pd, S.Kom. M.Pd praktisi pendidikan yang telah cukup berpengalaman dalam hal Platform Merdeka Mengajar pada seri webinar kedua mengenai IKM Jumat lalu (12/8/2022), sebagus apapun platform tersebut, tetap hanyalah sebuah tool atau alat. Kunci utama dari keluarbiasaan tadi tetap ada pada ruang-ruang kelas yang diampu oleh para guru
 
Implementasi Kurikulum Merdeka memang hal yang baru bagi para pendidik. Sebelumnya mereka dibatasi oleh dinding-dinding kurikulum yang kokoh dan kurang memberikan peluang bagi mereka dalam berinovasi di berbagai praktik pembelajaran yang mereka lakukan selama ini
 
Ketuntasan materi yang bisa dibilang tidak sedikit, wajib mereka raih. Materi-materi atau kemampuan esensial yang seharusnya dikuasai oleh peserta didik tanpa terasa bukan menjadi yang utama
 
Memecah pembatas-pembatas pada kurikulum sebelumnya, Kurikulum Merdeka membawa hal-hal baru yang seharusnya selama ini menjadi prioritas dalam pembelajaran baik di kelas maupun di luar kelas seperti asesmen diagnostik (penilaian di awal pembelajaran), pembelajaran berparadigma baru (pembelajaran berdiferensiasi), sharing dengan teman sejawat melalui komunitas belajar, balajar tanpa batas melalui PMM (Platform Merdeka Mengajar) dan lain-lain
 
BBPMP Provinsi Jawa Timur sendiri tidak tinggal diam melihat kondisi tersebut. Sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis Kemendikbudristek yang bertugas mengawal dan mensosialisasikan Implementasi Kurikulum Merdeka di Jawa Timur, gerak cepat dan berbagai langkah untuk memotivasi para pendidik mendalami Kurikulum Merdeka, memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar dan membentuk komunitas belajar, dilakukan terus menerus, diantaranya melalui tayangan seri webinar
 
Saat ini 2 seri webinar tentang IKM telah dilakukan oleh BBPMP Provinsi Jawa Timur, dan dapat diakses oleh para pendidik di Jawa Timur maupun di luar Jawa Timur melalui Kanal You Tube BBPMP Provinsi Jawa Timur dan Kepegawaian BBPMP Provinsi Jawa Timur
 
Selanjutnya akan tayang pula berbagai seri webinar lain mengenai IKM yang di dalamnya terintegrasi dengan berbagai hal atau kebutuhan pembelajaran di era Merdeka Belajar dan Mengajar saat ini.
 
Ditambahkan oleh Aan, Pokja Inovasi dan Transformasi Pembelajaran sesuai arahan Plt. Kepala BBPMP Provinsi Jawa Timur, Dr. Rizqi tadi, akan terus melakukan berbagai langkah strategis atau inovasi untuk mendorong dan memfasilitasi para pendidik di Jawa Timur memperdalam dan memperkuat pemahaman serta skill mereka dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di ruang-ruang kelas yang mereka ampu bekerja sama dengan pemerintah daerah, komunitas belajar, para mitra pembangunan dan 2 UPT Kemendikbudristek yang lain di Jawa Timur (BBGP Provinsi Jawa Timur dan BBPMPV BOE). (Bagus Priambodo/Judul asli berita: Perdalam Utuh IKM, Komunitas Belajar Angonponik Ingin Gandeng Langsung BBPMP Jatim/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Dokumentasi Kegiatan BBPMP Provinsi Jawa Timur)

Tags: