Platform Merdeka Mengajar, Superapp Edukasi yang Mudahkan Guru Mengajar

Redaksi 12 Juli 2022

Platform Merdeka Mengajar (PMM) diciptakan untuk mempermudah guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Sehingga, dengan adanya superapp edukasi ini guru dapat lebih fokus pada peningkatan capaian pembelajaran siswa dan memiliki kesempatan yang lebih kaya dalam meningkatkan kompetensi dan karirnya sendiri.

Guru dapat terbantu dalam menjalankan kegiatan pembelajaran, membantu mendorong kemajuan, juga memberikan opsi yang dapat menjadi solusi atas kekhawatiran maupun hambatan yang guru alami saat menjalankan peran sebagai pendidik.

"Memang di awal-awal tahun kurikulum ini berubah atau berkembang, yang menjadi masalah selalu perangkat, baik yang akan digunakan oleh sekolah maupun guru," ujar Widyaprada BBPMP Provinsi Jawa Timur, Dr. Kusnohadi dalam acara "Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Secara Mandiri di Provinsi Jawa Timur Gelombang 2 Tahun 2022" beberapa waktu lalu, Rabu (6/7/2022).

"Dengan adanya PMM guru menjadi sangat terbantu dalam menjalankan aktivitasnya, begitu juga dengan sekolah."
 
 
Sumber: Kanal You Tube BBPMP Provinsi Jawa Timur

Kusnohadi menjelaskan, tujuan Kemendikbudristek meluncurkan PMM adalah langkah lanjutan dari upaya transformasi pendidikan berbasis digital di Indonesia.

PMM juga disediakan untuk menjadi teman penggerak bagi guru dalam mengajar, belajar, dan berkarya.

"Kita sudah memasuki era 4.0, yang namanya transformasi pendidikan ini tidak bisa dihindari, salah satunya karena dukungan faktor teknologi," terangnya.

"Dengan adanya perangkat-perangkat dokumen yang tersedia di platform ini bisa digunakan oleh guru untuk mengajar sehingga bisa fokus dalam kegiatan pembelajarannya."

Guru juga bisa belajar melalui PPM, pasalnya di platform ini banyak video inspiratif yang bisa mendukung kinerja dan performance guru dalam praktik pengajarannya.

Selain itu, guru bisa belajar melalui pelatihan mandiri di PPM, setiap guru dapat memilih tema atau materi yang ingin dipelajari, membaca modul, hingga mengetes kemampuannya.

Hasil karya yang dihasilkan oleh guru maupun sekolah dapat diunggah di PPM sebagai portofolio yang bisa dibagikan dan dijadikan bahan belajar bagi guru lainnya.

Kemudian ada 6 manfaat dari PPM

Pertama, memudahkan guru untuk menemukan perangkat ajar berdasarkan pembelajaran dengan paradigma baru

Kedua, guru mendapatkan rekomendasi perangkat ajar berdasarkan hasil asesmen (penilaian)

Ketiga, guru dapat menerapkan teaching at the right level (TaRL)

Keempat, guru dapat terus belajar dan mendapatkan berbagai inspirasi untuk mengembangkan kompetensinya kapanpun dan dimanapun

Kelima, guru memiliki wadah untuk mendokumentasikan hasil-hasil karyanya dan mendapatkan umpan balik dari rekan sejawat.

Keenam, memperkenalkan dan mengimplementasikan Profil Pelajar Pancasila sebagai dasar pembelajaran dengan paradigma baru. (Bagus Priambodo/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Google Image)

Tags: