Peran LPMP Jatim dalam AN

Redaksi 26 Agustus 2021

Pada apel pagi beberapa waktu lalu, tepatnya Senin, 23 Agusutus 2021, Koordinator Fungsi Sistem Informasi LPMP Provinsi Jawa Timur, Maryono menjelaskan peran LPMP Provinsi Jawa Timur di dalam pelaksanan AN (Asesmen Nasional) tahun ini.
 
LPMP Provinsi Jawa Timur memiliki beberapa tugas dan tanggungjawab, diantaranya:
- Melakukan sosialisasi kebijakan AN di wilayahnya
- Melakukan koordinasi persiapan pelaksanaan AN di wilayahnya
- Melakukan pendampingan pelaksanaan AN di wilayahnya
- Melakukan verifikasi kesiapan infrastruktur pelaksanaan AN di wilayahnya
- Melakukan monev serta memastikan pelaksanaan AN di wilayahnya sesuai POS AN
- Melaporkan pelaksanaan AN tingkat provinsi ke Ditjen PAUD DIkdasmen
- Melakukan desiminasi hasil AN sebagai bagian evaluasi sistem pendidikan di wilayahnya
- Melakukan pendampingan penyusunan program tindak lanjut atas hasil AN di wilayahnya
(selengkapnya dapat dilihat di 2 materi di bawah)
 
 
 
Tujuan dari AN sendiri adalah: (1) Mendorong guru mengembangkan kompetensi kognitif yang mendasar sekaligus karakter siswa secara utuh; (2) Menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama sekolah, yakni pengembangan kompetensi dan karakter siswa; dan (3) Memberi gambaran tentang karakteristik esensial sekolah yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut
 
Simak juga video Asesmen Nasional, Paradigma Baru Evaluasi Pendidikan Nasional berikut:
 
 
 
Beberapa hal yang diujikan di AN: (1) Asesmen kompetensi minimum yang mengukur kompetensi peserta didik dalam literasi membaca dan literasi numerasi sebagai hasil belajar kognitif; (2) Survei Karakter yang mengukur sikap, kebiasaan, nilai-nilai berdasarkan 6 aspek profil Pelajar Pancasila (non kognitif); dan (3) Survei Lingkungan Belajar yang mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran di satuan pendidikan (sekolah)
 
Maryono mengatakan, dalam pelaksanaannya, AN berbasis pada komputer dengan 2 opsi, yaitu: moda online dan semi online
 
Terdapat juga saling berbagi sarana prasarana dalam pelaksanaan AN nanti.
 
Dan setiap sekolah (satuan pendidikan dapat melaksanakan AN dalam 2 gelombang
 
Terkait mekanisme pelaksanaan pengawasan di AN, Maryono menyebutkan beberapa hal, diantaranya:
- Panitia daerah mengkoordinir tempat pelaksanaan AN utamanya yang menumpang
- Dalam 1 hari dapat dilaksanakan 3 sesi
- Pelaksanaan di peserta didik diawasi seperti layaknya ujian
- Pengawas AN bukan dari sekolah pelaksana
- Seluruh sekolah dapat menjadi tempat AN tanpa pertimbangan status akreditasi
 
Bila terdapat pergantian peserta, peserta cadangan dapat menggantikan peserta utama bila peserta utama berhalangan hadir dengan alasan yang telah diketahui sebelum hari pelaksanaan
 
Dengan begitu peserta cadangan mengikuti secara penuh AN, mulai dari awal
 
Maryono juga menjelaskan, tidak ada AN susulan dan penjadwalan ulang bagi peserta yang berhalangan hadir
 
Namun bila hambatannya disebabkan kendala teknis seperti listrik padam atau bencana alam, maka dapat dilakukan panjadwalan lagi
 
Untuk pemantau, evaluasi dan pelaporan AN, dilakukan oleh panitia pusat, provinsi, LPMP dan kabupaten/kota. (Bagus Priambodo/Foto atau Ilustrasi dipenuhi dari Dokumentasi Kegiatan LPMP Provinsi Jawa Timur) 
 

Tags: