Pemanfaatan Dana Bantah Sekolah Model, Membutuhkan Komitmen Kuat

Redaksi 24 Juli 2018

Rabu (18/07/2018) LPMP Jawa Timur menyelenggarakan Bimtek Pencairan Dana Bantuan Pemerintah Sekolah Model Gelombang 1.

Kegiatan yang bertempat di Graha Utama LPMP Jatim tersebut dilaksanakan selama 3 hari sampai Jumat (20/7/2018) dan diikuti 2 perwakilan dari tiap sekolah model di enam Kabupaten/Kota di Jawa Timur diantaranya Jombang, Tuban, Jember dan Tulungagung.

Saat membuka acara tersebut, Kepala LPMP Jawa Timur, Bambang Agus Susetyo mengharapkan komitmen kuat dan keseriusan sekolah model dalam memanfaatkan dana itu secara optimal agar pendampingan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) ke sekolah imbas sesuai target dengan  terciptanya kesadaran kolektif internal sekolah dalam mendorong proses peningkatan mutu yang tiada henti, terus menerus dan berkelanjutan sesuai standar nasional pendidikan (SNP).

Beliau juga menegaskan bahwa pengembangan kualitas guru yang unggul sangat diperlukan untuk mengimbangi bermacam program dan bantuan pendidikan dari pemerintah, tujuannya agar ikhtiar pemerintah tersebut tidak percuma.

“Tunjangan sertifikasi yang sudah diterima guru, disisihkanlah sebagian untuk meningkatkan kualitas dan keprofesionalannya sebagai tenaga pendidik”, pungkasnya

Menurutnya usaha penjaminan mutu pendidikan turut membutuhkan bantuan yang maksimal dari daerah. “Kemdikbud tidak mungkin bisa berjalan sendiri”, terangnya.

Dirinya menuturkan pula, selain kerjasama pusat dan daerah, rasa ikhlas dan kesungguhan tiap individu dibutuhkan dalam usaha memperbaiki mutu dan kualitas pendidikan, agar anggaran pendidikan 20% tidak terbuang begitu saja tanpa hasil.

Di sela-sela sambutannya, beliau juga meminta agar guru mampu memotivasi siswanya untuk tidak putus sekolah, memiliki semangat belajar tinggi dan selalu optimis dalam meraih prestasi (Mega Suryani)

Tags: