Optimalisasi Pemanfaatan Rapor Pendidikan & Perencanaan Berbasis Data

Redaksi 11 November 2022

Beberapa waktu lalu (8/11/2022 – 9/11/2022) Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jatim menggelar kembali Pendampingan Optimalisasi ‘Perencanaan Berbasis Data’ (PDB)
 
Foto headline: Pendampingan Optimalisasi Perencanaan Berbasis Data di Dinas Pendidikan Kota Surabaya (Rabu, 9/11/2022)
 
Kegiatan ini untuk mendorong dan menguatkan pemda (dalam hal ini dinas pendidikan dan cabang dinas pendidikan provinsi) maupun sekolah-sekolah di Jatim memanfaatkan secara maksimal rapor pendidikan sebagai dasar melakukan perencanaan berbasis data.
 
Saat pembekalan (Senin, 7/11/2022) Kepala BBPMP Jatim, Sujarno, M.Pd menekankan agar tim BBPMP Jatim yang turun ke daerah, menjaring berbagai permasalahan yang terjadi di lapangan (di daerah)
 
Ia berpesan, bila ada kendala-kendala yang dihadapi oleh pemda maupun sekolah, tim pendamping dari BBPMP Jatim maupun fasilitator daerah bisa langsung memberikan solusinya, atau mencatatnya terlebih dahulu.
 
Ia memahami, tidak mungkin semua permasalahan terkait pemanfaatan rapor pendidikan maupun PDB dapat dicarikan solusinya (dieksekusi) saat itu juga. Pasti ada permasalahan-permasalahan tertentu yang perlu dikaji lebih dalam oleh pokja (kelompok kerja) di BBPMP Jatim yang memang membidangi dan menangani rapor pendidikan maupun PDB.
 
Di bawah ini Optimalisasi Perencanaan Berbasis Data BBPMP Jatim yang berlangsung di Dinas Pendidikan Kota Surabaya:
 
 
 
 
 
Simak juga videonya:
 
 
Bertempat di Dinas Pendidikan setempat, kegiatan ini di tiap kabupaten kota diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari unsur pengawas sekolah dan kepala sekolah.
 
Selain dilakukan penguatan pemahaman informasi tentang kebijakan kemendikbudristek terkait PBD dan rapor pendidikan, fasilitator daerah juga menjelaskan secara teknis pemanfaatan fitur-fitur yang ada di rapor pendidikan, dan pentingnya rapor tersebut dijadikan sebagai acuan utama dalam menyusun perencanaan pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di daerah
 
Salah satu fitur di rapor pendidikan yang menjadi perhatian penting dan termasuk fitur terbaru adalah ‘rekomendasi’.
 
Di kegiatan ini, para peserta tidak hanya duduk tenang dan sekedar mendengar penjelasan dari fasilitator daerah. Secara berkelompok, mereka dibimbing mengisi LK (Lembar Kerja) PBD.
 
Tak hanya itu, mereka juga diminta membuat RTL (Rencana Tidak Lanjut) yang akan dilakukan selepas kegiatan ini.
 
Harapannya usai kegiatan, mereka dapat mengimbaskannya kepada satuan-satuan pendidikan lain di daerahnya masing-masing. Termasuk solusi-solusi menghadapi berbagai permasalahan dalam memanfaatakan rapor pendidikan untuk PDB
 
Berikut sekelumit permasalahan yang biasa terjadi di lapangan:
- Kurangnya literasi digital (kurang melek IT)
- Data di rapor pendidikan telah diunduh namun belum dimanfaatkan untuk PDB
- Ada jenjang yang belum memiliki rapor pendidikan (seperti TK & PAUD)
- Pengawas/penilik belum berkoordinasi dengan dinas pendidikan setempat
- Masih banyak yang belum tahu aplikasi Superman BBPMP Jatim
 
(Diana Triastuty/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Dokumentasi Kegiatan BBPMP Provinsi Jawa Timur)

Tags: