Model Penyusunan RPP Bermacam-macam

Redaksi 25 Desember 2020

Dr. Madrikan, M.Si, Widyaiswara LPMP Provinsi Jawa Timur, mengungkapkan pemodelan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) boleh bermacam-macam.
 
Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara di Kegiatan Bimtek Pemanfaatan Aplikasi Online Gelombang 4 yang digelar secara daring oleh LPMP Provinsi Jawa Timur pada Sabtu (12/9 lalu).
 
"Dalam kurikulum diajarkan mulai 2013 guru harus mampu mengimplementasi apa yang disebut dengan Problem Based Learning (PBL)," ujarnya.
 
"Ada Inquiry Based Learning (IBL), ada Project Based Learning (PjBL), kemudian ada learning-learning yang lain."
 
Madrikan mengungkapkan hal-hal tersebut bisa dikembangkan oleh para guru.
 
"Kooperatif learning ada banyak jumlahnya, saya punya buku ada 101 pemodelan," lanjutnya.
 
"Intinya bisa menggunakan bermacam-macam model, tapi jika mengajar 1 model saja yang digunakan."
 
Namun, para guru juga tak dibatasi jika ingin membuat model sendiri.
 
Madrikan menceritakan pengalamannya saat menjuri guru teladan di tingkat provinsi maupun nasional.
 
Ia mengungkapkan, banyak guru kreatif yang mengkreasi modelnya sendiri.
 
"Guru-guru itu membuat pemodelan sendiri, jadi model yang sudah ada dikreasi," ujarnya.
 
"Kemudian nanti mereka bisa masuk dalam karya inovasi, inobel, jadi bisa saja." (Bagus Priambodo/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Google Image)

Tags: