Merdeka Belajar Dorong SMAN 2 Pacitan Makin Merdeka Beri Layanan Terbaik ke Siswa

Redaksi 11 November 2022

Merdeka Belajar memberikan semangat pada satuan pendidikan untuk makin inovatif melayani kebutuhan siswa.
 
Misal inovasi layanan pendidikan bagi para siswa menengah atas
 
Tak hanya layanan pembelajaran yang makin merdeka melalui Implementasi Kurikulum Merdeka. Berbagai program nyata bagi para siswa menengah atas sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, mengenyam pendidikan khusus (kedinasan) maupun berwirausaha telah disiapkan.
 
SMAN 2 Pacitan contohnya.
 
Dengan komitmen kuat dari Kepala Sekolah, dan aksi nyata para guru serta dukungan para orang tua dan pemangku kepentingan, sekolah pengimplementasi Kurikulum Merdeka secara mandiri di level mandiri berubah ini berhasil mengembangkan 3 program unggulan bagi siswa-siswanya mulai kelas 10 sampai 12.
 
Pertama, Samapta. Program layanan pendidikan yang diberikan sekolah ke para siswa yang memiliki rencana mengabdi sebagai TNI atau POLRI setelah lulus nanti.
 
 
 
 
 
Berikutnya Samapti. Program layanan pendidikan yang ditujukan ke para siswa SMAN 2 Pacitan yang berhasrat melanjutkan pendidikan lanjutannya ke perguruan tinggi.
 
Dan terakhir adalah Kewirausahaan. Program layanan pendidikan yang dikembangkan  untuk memenuhi kebutuhan para siswa yang memiliki jiwa dan minat kuat dalam berwirausaha.
 
Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur, Sujarno, M.Pd dalam lawatannya ke SMAN 2 Pacitan beberapa waktu lalu (Rabu, 9/11/2022) sempat melihat pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bagi siswa kelas 10, dan memberikan motivasi ke para siswa di sana
 
Salah satunya tentang rasa jangan takut gagal.
 
 
 
 
Menurutnya kegagalan menjadi media pembelajaran bagi kita semua untuk meraih kesuksesan. Tanpa kegagalan kita tidak akan pernah belajar. Dan tanpa belajar kita tidak akan pernah sukses.
 
Ia juga mencontohkan jumlah kegagalan yang dialami oleh Thomas Alva Edison.
 
Penemu lampu pijar ini mengalami kegagalan lebih dari 1.000 kali
 
Bayangkan jika Thomas Alva Edison menyerah saat mencoba menemukan lampu pijar, tentu kita tidak akan menikmati terangnya lampu hari ini. Namun dengan kegigihannya, semua kegagalan tadi akhirnya terbayar.
 
Di kesempatan tersebut para siswa SMAN 2 Pacitan juga mengungkapkan ke Kepala BBPMP Jatim, rasa senangnya terhadap berbagai layanan pendidikan yang disediakan sekolah untuk mereka.
 
Mereka sangat antusias dan mengakui, berbagai program layanan pendidikan yang mereka ikuti atas dasar minat mereka sendiri, bukan karena diwajibkan oleh pihak sekolah. (Dadang Wahyu Hendratmoko/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Dokumentasi Kegiatan BBPMP Provinsi Jawa Timur)

Tags: