Mendikbud Setuju Pilihan Diksi Sutradara Pendidikan

Redaksi 27 Januari 2019

Buku yang ditulis oleh saudara Dr. Bambang Agus Susetyo,M.M.,M.Pd, mengajak kita untuk memaksimalkan peran guru sebagai sutradara yang baik. Sebagai kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur, tentu penulis memiliki pengalaman bagaimana menelaah dan mencermati proses belajar-mengajar  yang diperankan oleh guru. Perspektif pemikiran ditambah dengan potret penglamannya yang dituangkan dalam buku ini patut kita apresiasi dan jadikan sebagai inspirasi.

Saya setuju dengan pilihan diksi “sutradara pendidikan” untuk menunjukkan peran sentral seorang guru. Sebab gurulah yang harus mampu menciptakan atmosfer dan suasana belajar sehingga siswa dikelas dapat memainkan perannya dalam kondisi psikologis yang baik. Siswa yang dalam keadaan mood baik akan baik akan lebih menyerap ilmu pengetahuan, sebaliknya siswa yang sedang berada dalam kondisi psikologis kurang baik sulit untuk berimajinasi, berkreasi dan berinovasi. Alih – alih berfikir kreatif, siswa yang kurang mood berpotensi menjadi pegganggu bagi siswa lainnya.

Ruang kelas adalah ruang ilmu paling dominan yang digunakan sebagai medium interaksi antara guru – siswa maupun siswa – siswa. Interaksi yang sangat kompleks terjadi diantara mereka dengan intensitas yang berbeda – beda. Dalam ruang kelas inilah peran guru menjadi sutradara sangat penting sehingga interkasi terjadi secara produktif. Sementara di luar ruang kelas guru dipengaruhi oleh kepala sekolah dan kolega guru lain, sedangkan diluar sekolah interaksi dipengaruhi oleh pengawas sekolah, orang tua siswa, organisasi profesi guru maupun asosiasi social lainnya. Dalam interaksi tersebut, baik didalam maupun diluar kelas, guru harus dapat menampilkan perannya sebagai sutradara yang baik, yakni yang dapat mengarahkan prilaku inspiratif, motivatif dan mengelola panggung terbaik bagi siswa – siswanya untuk menemukan dan menampilkan dunianya.

Saya ucapakan selamat terbitnya buku “Sutradara Pendidikan “ ini, semoga menjadi bacaan yang dapat membuka wawasan guru atau lembaga yang terkait dengan tugas guru untuk mengambil sikap, tindakan, atau kebijakan yang inward looking. (Sumber: Kata Pengantar Mendikbud di Buku Sutradara Pendidikan karya Bambang Agus Susetyo, Elex Media Komputindo, 2019)

Tags: