Mendalami Seluk-beluk Pengelolaan Majalah & Jurnal, Tim Publikasi LPMP Maluku Berkunjung ke LPMP Jawa Timur

Redaksi 03 Juli 2018

Keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia, dan telah diatur di dalam Undang-undang No. 14 tahun 2008.

Di era Reformasi & Wilayah Bebas Korupsi (WBK), semua lembaga pemerintah (termasuk UPT Kemdikbud yang ada di tiap provinsi di Indonesia seperti LPMP) diharapkan serius menerapkan keterbukaan informasi publik melalui berbagai terobosan (inovasi) diantaranya melalui Web (laman), Majalah, Jurnal & lain sebagainya.

LPMP Maluku salah satunya. Untuk menambah knowledge & meningkatkan kapasitas SDM penyusun informasi & publikasi agar mampu memproduksi & mengelola majalah maupun jurnal menjadi media transparasi publik berperfomance prima & elegan, tim publikasi LPMP Maluku, Selasa depan (10/7/2018) sampai Jumat (13/7/2018) mengadakan kunjungan ke LPMP Jawa Timur.

Mereka akan mempelajari, menggali hal-hal baru & berbagi pengalaman dengan tim redaksi Majalah & Jurnal LPMP Jawa Timur mengenai proses pembuatan Majalah & Jurnal LPMP Jawa Timur sampai proses pencetakannya.

Misal untuk majalah, beberapa materi kelas yang akan dishare diantaranya: (1) Rubric budgeting; (2) Penulisan berita, feature & opini; (3) Edit naskah & foto; (4) Desain media cetak; (5) Diversifikasi produk & program; (6) Partnership in education

Design is content
Majalah & Jurnal LPMP Jawa Timur menurut Kepala Seksi Sistem informasi, Djati Soekarjono sampai saat ini pun sebenarnya masih terus direfresh secara berkala baik komposisi konten maupun desainnya.

“Terkait desain, tim redaksi tidak memandang sebelah mata, karena saat ini pesaingnya adalah media online penembus batas ruang & waktu yang visualisasinya sangat dinamis dengan berbagai variasi fitur kekinian, kecepatan update konten & inovasi desain yang menarik memanjakan mata pembaca”, ungkap Djati.

Oleh karena itu baginya desain sama pentingnya dengan konten bila media cetak ingin tetap eksis, memiliki power lebih untuk mempengaruhi pembacanya & tidak ingin tergerus oleh canggihnya teknologi media online, terlebih dengan menjamurnya gadget android yang selalu melekat di tangan kita saat ini

Bebas korupsi dengan keterbukaan informasi
Transparasi di Indonesia sendiri telah diakui oleh masyarakat internasional, Presiden ke 5 Susilo Bambang Yudhoyono bersama Perdana Menteri Inggris David Cameron pernah menjadi ketua bersama (co-chair) dalam Gerakan Open Government Partnership (OGP) periode 2012-2014

Freedom of Information Network (FOI Network) di Kanada pun menempatkan Indonesia pada rangking ke 24 dunia di atas (Amerika Serikat & Inggris) sebagai negara yang komprehensif & efektif menerapkan undang-undang kebebasan informasi (Freedom of Information Act).

Keterbukaan informasi memang mengisyaratkan adanya suatu pemerintahan yang jujur, akuntabel, professional & bertanggungjawab yang bersih & bebas korupsi, kolusi & nepotisme (Bagus Priambodo)

Tags: