Membangun Layanan Edukasi yang Simpel & Menghibur

Redaksi 25 Februari 2019

Mendapat anugerah ULT (Unit Layanan Terpadu) terbaik dari Kemendikbud, dan apresiasi-apresiasi lain beberapa waktu lalu (termasuk anugerah ZI – WBK dari Kemenpan RB di tahun 2018), tidak lantas membuat LPMP Jatim terlena dengan ragam penghargaan formal maupun non formal tersebut.

Ket. foto di atas: Ana Budi Utami (staf ult), Lunaningrum Perdana (staf ult), Roosie Indrajani (staf ult), Rizqi (Kasi. FPMP), Triantoro Widodo (Kasubbag. Umum), Anwar Sidarta (Kasi. PMS), Bambang Agus Susetyo (Kepala LPMP Jatim),   Ngesti Dwi Astuti (staf ult), Maryono (Kasi. SI), Ngakan Putu Agung Hariwibowo (staf ult) & Anies Imanudin (staf ult)

Inovasi-inovasi layanan pendidikan wajib terus diciptakan dan dikembangkan dalam waktu dekat

Hal tersebut sesuai himbauan Mendikbud dalam kunjungannya ke LPMP Banten pada Jumat (22/2/2019). Ia menghimbau agar LPMP terus memberikan pelayanan pendidikan yang prima dan berintegritas kepada guru, kepala sekolah, siswa, orang tua, dan pelaku pendidikan lainnya.

Terlebih di lingkungan LPMP tunjangan kinerja saat ini sudah naik menjadi 80 persen, artinya segenap internal LPMP harus lebih bekerja keras membangun birokrasi yang betul-betul mengedepankan pelayanan prima dan bersih kepada masyarakat

Kepala LPMP Jatim, Bambang Agus Susetyo sendiri tanpa bosan di berbagai kesempatan, selalu medorong agar seluruh pegawai LPMP Jatim (termasuk para pejabat struktural) tidak bosan berkarya dan berinovasi

Gayung pun bersambut, saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (25/22019), Kepala Seksi Sistem Informasi LPMP Jatim, Maryono menyampaikan, terkait layanan online melalui web, pihaknya bertahap akan mengembangkan menu/fitur baru seperti “Jenius” (Jendela Informasi dan Musik), “Gemes” (Gerakan Menulis Siswa), “Puisi Anak” (Pusat Imajinasi Anak) atau “Polusi Anak” (Pojok Ilustrasi Anak) dan “Bangku Sekolah” (Bantu Dong Aku Seputar Sekolah)

“Intinya ingin lebih dekat  dan ramah ke customer lewat layanan edukasi yang simpel dan menghibur,” tuturnya

Jenius, selain menyajikan ragam info kebutuhan customer berformat chat layaknya Whatsapp (WA), menawarkan pula list lagu-lagu kekinian yang ‘easy listening’. Harapannya mengajak segenap pegawai dan widyaiswara LPMP Jatim aktif berbagi info edukasi serta sarana hiburan berkualitas bagi customer

Sedangkan Bangku Sekolah terinspirasi dorongan Sesjen Kemendikbud, Didik Suhardi ke sekolah swasta dalam Rapat Kerja Nasional Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama (NU), di Taman Wiladatika, Cibubur, Jakarta, Rabu (20/2/2019)

Didik memotivasi sekolah swasta agar berbenah dengan belajar dari sekolah-sekolah swasta yang bagus, diantaranya tentang pendidikan karakter

Menurut Maryono praktiknya dapat dipermudah melalui klinik online (Bangku Sekolah) dengan motto “dari sekolah untuk sekolah”

Khusus bagi siswa kreatif dan penuh kreasi, Gemes dan Polusi Anak siap memamerkan dan mengglobalkan karya mereka. Menulis dan menggambar (berilustrasi) bagi Maryono sama-sama berliterasi

“Dengan menggambar minat baca anak ikut tumbuh, karena visualisasinya yang menarik menjadi faktor yang mampu membuat anak-anak jatuh hati pada cerita dan ketularan menulis,” ungkapnya.

Bagi mereka para imajinator anak tanpa batas yang mampu memaparkan karyanya ke audio visual, Puisi Anak tempatnya. Produknya bisa berupa: pojok baca tematik, komik penyemangat belajar, sensor getar pengukur kekuatan gempa, tusuk gigi pendeteksi boraks, alat penyaring sampah, penyegar udara dari kotoran sapi, detektor telur busuk, motor antibegal, canting batik otomatis, senjata elektronik tanpa suara, rompi anti peluru, pendeteksi warna daun, energi alternatif dari urine dan lain-lain (https://hohero.com)

Maryono menambahkan, ketiga layanan tersebut sebenarnya secara tidak langsung turut melayani sekolah dan orang tua. Karena baginya, sekolah dan orang tua mana yang tidak senang bila karya siswa (anak-anaknya) dipublikasikan dan mendunia

Menutup pembicaraannya mengenai layanan edukasi yang menghibur, sebenarnya ia hanya meterjemahkan lebih teknis arahan Kepala LPMP Jatim untuk bersama memaksimalkan layanan online yang sederhana dan tidak menyulitkan customer. Bambang menghimbau  terobosan yang sudah dilakukannya melalui “Jambore Pandu Sekolah Model” tahun lalu, hendaknya mampu diangkat juga ke ranah maya dalam bentuk layanan pendidikan online yang “tepat, cepat dan mengena”. (Yuwandinta Hermawan/Bagus Priambodo)

Tags: