LPMP Jatim Optimalkan Kinerjanya melalui Pembentukan Kelompok Kerja

Redaksi 16 Februari 2022

LPMP Provinsi Jawa Timur tiap tahun terus berupaya meningkatkan performa kerjanya dalam melakukan penjaminan mutu pendidikan di Jawa Timur
 
Salah satunya dengan memperbaiki rencana kerja yang beberapa waktu lalu melalui rapat kerja mengenai program dan anggaran tahun 2022
 
Kepala LPMP Provinsi Jawa Timur, Dr. Rizqi saat memimpin apel pagi secara daring pada Senin, 14/2/2022 mengatakan, akan segera dibentuk kelompok-kelompok kerja (pokja) yang dikoornidir oleh penanggungjawab kelompok kerja (pokja)
 
“Ada pokja Program Sekolah Penggerak, pokja supervisi dan data,” ungkap Rizqi
 
Dan saat ini sedang disusun nama-nama penanggungjawab dan anggota beberapa pokja tersebut
 
 
Untuk mengawali kinerja masing-masing pokja di tahun 2022, tiap pokja wajib Menyusun pengembangan program-program kerja yang ideal yang tentunya mendukung implementasi program-program prioritas Kemendikbudristek, salah satunya Program Sekolah Penggerak (PSP)
 
Tahun ini untuk memaksimalkan pelaksanaan PSP, LPMP Provinsi Jawa Timur akan banyak mendampingi satuan pendidikan (sekolah) dan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan kurikulum paradigma baru atau Merdeka Belajar seri ke 15 yaitu Kurikulum Merdeka
 
Rizqi juga menegaskan, selain merencanakan kegiatannya, LPMP Provinsi Jawa Timur juga akan mengkoneksikan program prioritas tersebut dengan optimalisasi pelaksanaan WBBM (Wilayah Bersih Bebas Melayani)
 
“Seperti bagaimana nanti kita memasifkan pelaksanaan Kurikulum Merdeka ini di Jawa Timur yang disupport oleh aplikasi SUPERMAN,” pungkasnya.
 
Dia mencotohan, salah satunya dengan mencetak banyak fasda (fasilitator daerah) yang dapat membantu LPMP Provinsi Jawa Timur makin prima dalam mengawal sekolah-sekolah di Jawa Timur untuk menerapkan Kurikulum Merdeka
 
Begitu juga dengan program supervisi pendidikan.
 
Rizqi menjelaskan, nanti akan ada profil pendidikan yang merupakan sumber resmi atau pusat sumber dari program perencanaan berbasis data khususnya di PSP (Program Sekolah Penggerak). Hal tersebut berkaitan juga dengan profil data pendidikan daerah dan profil data satuan pendidikan atau sekolah
 
Oleh karenanya Rizqi kembali menegaskan, tiap pokja di LPMP Provinsi Jawa Timur, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, harus maksimal dalam merancang pelaksanaan berbasis data berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan di tiap satuan pendidikan (sekolah) yang tidak terbatas hanya di sekolah penggerak.
 
Program itu menurutnya juga diarahkan untuk mendorong dan menggerakkan satuan pendidikan dan daerah prima dalam menyusun rapot pendidikan berdasarkan platform rapot pendidikan tersebut.
 
“Karena pada dasarnya yang terdapat di rapot pendidikan daerah hanya sebuah profil pendidikan daerah dan profil pendidikan satuan pendidikan,” imbuhnya
 
Yang juga menjadi prioritas LPMP Provinsi Jawa Timur tahun ini adalah akurasi data terkait dengan program-program Kemendikbudristek.
 
Andalan akurasi data jenjang pendidikan dasar dan menengah berada di Dapodik. Sehingga penting bagi LPMP Provinsi Jawa Timur terus mengawal Dapodik dengan baik agar mampu memberikan data dan informasi terkini, terbarukan dan akurat yang digunakan pula oleh pemerintah dalam menyusun profil pendidikan daerah serta pemberian kebijakan-kebijakan pemerintah pusat ke daerah.
 
“Selain itu pentingnya akurasi data, untuk ketepatan dalam memberikan dana alokasi khusus baik fisik maupun non fisik,” pungkasnya (Bagus Priambodo/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Google Image)

Tags: