LPMP Jatim Gelar Sosialisasi PAK Guru Golongan IV/b ke Atas

Redaksi 26 Maret 2020

Sidoarjo - Guru yang berkualitas adalah salah satu kebutuhan yang harus ada untuk mewujudkan proses pembelajaran yang bermutu. Untuk mendapatkan guru yang berkualitas, diperlukan pembinaan yang efektif, efisien, serta berkelanjutan.

Salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan profesionalisme guru adalah melalui penilaian dan penetapan angka kredit Jabatan fungsional guru.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PAN RB) No. 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional dan Angka Kreditnya, guru sebagai PNS, untuk mendapatkan kenaikan pangkat dan pengembangan karier, harus memenuhi syarat dan sejumlah angka kredit tertentu.

Dalam Permen itu dijelaskan, Penilaian Angka Kredit (PAK) untuk Guru Pendidikan Dasar golongan III/a sampai dengan IV/a dilaksanakan di Kabubaten/Kota. Sedangkan untuk golongan IV/b ke atas dilaksanakan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian yang dalam hal ini adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sejak 2017, berkas Daftar Usulan Penilaian Angka Kredit (PAK) guru dikirimkan ke Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) untuk selanjutnya dinilai oleh Tim Penilai Pusat.

Karena itu, untuk memastikan agar ada pemahaman yang sama di berbagai daerah di Jawa Timur, LPMP Jawa Timur menggelar Sosialisasi Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Guru Golongan Ruang IV/b ke Atas. Kegiatan ini telah digelar pada 26 hingga 28 Februari 2020 silam di hotel Utami, Sidoarjo.

Saat mewakili Plt. Kepala LPMP Jawa Timur di pembukaan sosialisasi tersebut, Kepala Seksi Sistem Informasi LPMP Jawa Timur, Maryono mengatakan bahwa PAK pada dasarnya dilakukan untuk menjamin terjadinya proses pembelajaran yang berkualitas di semua jenjang pendidikan.

Lewat sosialisasi tersebut, dia berharap para guru di Jawa Timur memiliki pemahaman yang sama dan tepat.

“Sosialisasi ini kami gelar agar ada pemahaman yang sama dalam hal pelaksanaan PAK di Jatim. Bukan hanya dalam hal pelaskanaan PAK, tetapi juga terkait pengembangan karier guru, PAK guru, fungsi dan peran sekretariat PAK, pemanfaatan ULT LPMP Jatim dalam fasilitasi PAK Guru golongan IV/b ke atas, serta simulasi Aplikasi SI PAK Guru,” tutur Maryono.

Sosialisasi ini, kata Maryono, diikuti oleh 126 orang perwakilan Dinas Pendidikan di kabupaten dan kota di Jawa Timur, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, serta dari Cabang-cabang Dinas Pendidikan Provinsi di berbagai wilayah di Jawa Timur.

“Tentu saja, hasil yang diharapkan adalah adanya kesamaan pemahaman tentang prosedur pelaksanaan PAK secara efektif, efisien, dinamis, obyektif, bermakna, dan akuntabel, serta dapat diterapkannya aplikasi SI PAK Guru di Jatim,” pungkasnya. (Bagus Priambodo/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Google Image)

Tags: