Konsep Revolusi Pendidikan melalui Merdeka Belajar

Redaksi 30 Desember 2019

Globalisasi & Strategi - Pemerintah Indonesia serius dalam menangkap perubahan revolusi yang juga terjadi dalam dunia pendidikan. Dunia dalam 20 tahun lagi tidak bisa diprediksi, itulah alas an utama pemerintah memiliki cara untuk menyiasati dinamisme revolusi industri. Sistem pendidikan mau tidak mau harus mengikuti apa yang terjadi dengan arus revolusi satu dekade ke depan. 

Bagaimana sistem pendidikan di Indonesia melihat perubahan tersebut? Mendikbud Nadiem Makarim dalam kuliah umum di acara Musyawarah Nasional ke-5 Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (16/12/2019) mengungkap adanya konsep soal mengasah inovasi.

Inovasi akan sangat erat hubungannya dengan daya saing tinggi di era global. Indonesia termasuk negara yang harus mengembangkan inovasi sebagai bentuk standarisasi kualitas negara baik. Berdasarkan laporan World Economic Forum pada tahun 2006 posisi daya saing Indonesia berada pada urutan 50 diantara 125 negara. Berbagai indikator tersebut menunjukkan bahwa Indonesia saat ini relatif tertinggal dalam percaturan ekonomi dunia yang telah mengarah ke era globalisasi.

Beberapa pengamat dan ahli manajemen menyatakan bahwa inovasi menjadi jaminan untuk perusahaan atau organisasi dalam meningkatkan daya saingnya. Pernyataan tersebut banyak didukung dengan hasil penelitian atau bukti empiris. Pembahasan soal inovasi ini juga menjadi tolok ukur penting yang disinggung Nadiem Makarim dalam pidatonya.

Mengacu pada hubungan dengan sistem pendidikan di Indonesia, kualitas pendidikan Indonesia akan penting untuk dunia. Meski tidak dapat diprediksi, tetapi tetap pada indikator tertentu yang bisa diperhitungkan.

Misalnya seperti mengasah inovasi, kreativitas, kolaborasi, berpikir kritis, komunikasi, problem solving dan compassion (rasa cinta dan kasih kepada sesama makhluk Tuhan).

Nadiem Makarim menekankan semangat yang ditonjolkannya dalam masa kerjanya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan periode 2019-2021. Ia mengusung konsep ‘Merdeka Belajar’ untuk melakukan lompatan-lompatan inovasi dalam Kemendikbud.

Catatan khusus diberikan oleh Nadiem soal dunia nyata yang pada akhirnya akan menciptakan kemerdekaan dan kemandirian besar. Hal itu harus ditanggapi serius oleh para generasi muda. Bila generasi muda tidak beradaptasi maka mereka akan tersingkir. Sehingga oleh Kemendikbud dihimbau agar generasi muda terus diarahkan menuju inovasi 4.0. (Bagus Priambodo/Sumber narasi “You Tube Channel” Kemendikbud RI: https://www.youtube.com/watch?v=oN9D22yd0Y4/foto ilustrasi dipenuhi dari file dokumentasi sekolah-sekolah yang keunggulan/keunikannya pernah dimuat di rubrik inside school LPMP Jatim)

Tags: