Komitmen & Rencana Pemkab Sampang Sukseskan Program Merdeka Belajar

21 Oktober 2022

Gelar audensi Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur bersama pemerintah daerah di Jawa Timur dalam upaya akselerasi Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) terus membuahkan hasil positif
 
Salah satunya di Kabupaten Sampang, Madura pada 20 sampai 21 Oktober 2022
 
Mewakili Bapak Bupati, Sekda Kab Sampang, Yuliadi Setyawan, S.Sos, M.M didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kab Sampang, Edi Subianto, S.Pd. M.M, Kepala Bappeda, Ir. Hj. Umik Hanik Laila, M.M dan Anggota Komisi 4 DPRD Kab Sampang, Moh. Iqbal Fathoni, S.I.Kom beserta jajarannya menyambut baik program Pilot Gerakan Peningkatan dan Pemerataan Mutu Pendidikan di Kabupaten Sampang berbasis IKM dalam Program Merdeka Belajar, termasuk keberlanjutannya yang ditunjang dengan Peraturan Bupati.
 
Pemerintah Kabupaten Sampang juga berkomitmen mengimplementasikan kurikulum merdeka maupun program sekolah penggerak, berbasis pada muatan lokal, dan tiap satuan pendidikan wajib mengembangkan minimal 3 (tiga) inovasi
 
Alokasi anggaran untuk peningkataan kualitas mutu pendidikan tiap tahun juga telah disiapkan diantaranya untuk coaching bagi satuan pendidikan calon Program Sekolah Penggerak (PSP), pengembangan kapasitas kepala sekolah dan guru, bimbingan teknis pembinaan profesi (pengembangan karir), bimbingan teknis pengembangan profesi (inovasi pembelajaran) dan monitoring serta evaluasi penyelenggaraan pendidikan.
 
Dalam konsultasi teknis bersama dinas pendidikan setempat, Kepala BBPMP Jawa Timur, Sujarno, M.Pd didampingi Fadibah Setiawan, S.Pd, M.Pd, Widyaprada BBPMP Jatim, serta Catur Wahyuri, konsultan BBPMP Jatim berhasil mengidentifikasi dan memahami bersama beberapa fakta atau isu strategis yang turut mendorong munculnya beberapa komitmen tadi
 
Pertama, sebanyak 1.124 satuan pendidikan di Sampang masih belum mendaftar IKM. Diantaranya 202 SMP, 559 SD, 329 PAUD/TK dan 34 PKBM.
 
Sedangkan untuk hasil ANBK tahun lalu di Sampang, capaian rata-rata SD di bidang numerasi dan literasi masih berada di bawah kompetensi minimum. Begitu juga untuk jenjang SMP
 
Terkait proporsi Guru PAUD dengan kualifikasi D4/S1 di Sampang angkanya juga masih mencapai 64,30 %.
 
Dalam hal keaktifan komunitas belajar di dalam Platform Merdeka Mengajar (PMM), Sampang juga terbilang rendah. Hal itu dibuktikan, komunitas belajar yang terdaftar di PMM sejauh ini masih 3 kombel.
 
Lalu dua isu terakhir yang juga mendapat perhatian serius Pemkab Sampang dan BBPMP Jawa Timur, pada 60 SD Negeri terjadi kekosongan kepala sekolah, dan pemanfaatan PMM oleh satuan-satuan pendidikan pelaksana IKM mandiri serta pemanfaatan Dashboard Rapor Pendidikan untuk perencanaan berbasis data masih relatif rendah.
 
Maka selain menelurkan beberapa komitmen terhadap pengawalan pelaksanaan program Merdeka Belajar, audensi tersebut berhasil menyusun 7 rencana aksi akselerasi mengatasi beberapa fakta atau isu strategis tadi.
 
Ketujuh rencana tersebut yaitu bimtek (bimbingan teknis) satuan pendidikan yang belum melaksanakan IKM dan IKM non sekolah penggerak dengan tingkat adoption rate yang rendah, bimtek pemanfaatan Dashboard Rapor Pendidikan bagi satuan pendidikan, bimtek satuan pendidikan membuat inovasi pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi numerasi dan literasi jenjang SD, bimtek satuan pendidikan membuat inovasi pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi numerasi dan literasi jenjang SMP, fasilitasi dan pengendalian kualifikasi Guru TK/PAUD, fasilitasi pendaftaran KKG masuk Komunitas Belajar pada PMM dan mengeluarkan Peraturan Bupati untuk keberlanjutan program peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan.
 
Advokasi BBPMP Jawa Timur ke Pemkab Sampang dalam rangka Peningkatan Rapor Pendidikan Daerah berbasis pada Implementasi Kurikulum Merdeka ini juga disertai kunjungan ke beberapa sekolah, diantaranya ke SMP Negeri 1 Sampang dan SD Negeri Karang Dalam 1 Sampang, pelaksana IKM Mandiri. (Bagus Priambodo/Judul asli berita: Komitmen & Rencana Aksi Akselerasi Pemkab Sampang Sukseskan Program Merdeka Belajar/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Dokumentasi Kegiatan BBPMP Provinsi Jawa Timur)

Tags: