Kepala LPMP Jatim Minta, Semua Hal Positif di LPMP Jatim Diadopsi Tim LPMP Maluku

Redaksi 16 Juli 2018

Selasa (10/7/2018) tepat pukul 09.00, Kepala LPMP Jawa Timur, Bambang Agus Susetyo menerima langsung kedatangan tim publikasi LPMP Maluku di LPMP Jawa Timur dalam rangka shortcourse Pengelolaan Media Publikasi Internal.

Sebelum melakukan internal tour di LPMP Jawa Timur seperti ke ULT (Unit layanan Terpadu), Perpustakaan, Digital Room (Lab Komp), Fitness Center dan lain-lain, Bambang meminta mereka untuk semaksimal mungkin mengadopsi berbagai hal positif yang ada di LPMP Jawa Timur.

Final spot mereka di hari pertama di LPMP Jawa Timur adalah mengunjungi Lorong Redaksi. Markas dimana tim publikasi LPMP Jawa Timur memproduksi majalah, web dan jurnal disertai layanan workshop mini dan klinik menulis untuk guru dan siswa

Saat share pengalaman, salah satu anggota tim publikasi LPMP Maluku, Ariani Arsad mengatakan, diantara berbagai hal yang akan mereka serap nanti adalah ingin mengetahui strategi jitu yang membuat guru tertarik menulis dan membaca majalah LPMP Jawa Timur. "Apa sih pancingannya?", ungkapnya.

Selain Ariani, Farida Atihuta wanita blesteran Solo - Ambon yang juga merupakan anggota tim publikasi LPMP Maluku mengaku perlu beradaptasi lagi saat menulis berita-berita tentang pendidikan. Menurutnya formatnya agak sedikit berbeda dengan berita yang ditulisnya saat masih menjadi wartawan daerah konflik di Maluku.

Beberapa materi mengenai pengelolaan media publikasi internal yang akan mereka terima di hari pertama dari tim redaksi Majalah LPMP Jawa Timur dan narasumber eksternal yang profesional di bidang jurnalistik diantaranya: (1) Mengidentifikasi 5W+1H; (2) Tehnik wawancara; (3) Praktik menulis awal; (4) Praktik menulis feature; (5) Memilih dan mengidentifikasi foto.

Keantusiasan tim publikasi LPMP Maluku mengikuti shortcoure ini disebabkan pula beberapa anggota timnya telah memiliki ikatan tersendiri dengan Jawa Timur. Sebut saja Husni Rahman, putranya saat ini sedang menimba ilmu di Pesantren Gontor, Ponorogo. Lalu S.O Kofleisch yang turut memanfaatkan momen ini untuk mengunjungi putrinya yang sedang studi di salah satu perguruan tinggi di Surabaya. Dan Zainul Arifin yang memang aslinya orang Jawa Timur. (Bagus Priambodo)

Tags: