Kepala LPMP Jatim Dorong Upgrade Skill di Bidang IT

Redaksi 08 Juli 2019

Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Timur atau LPMP Jatim didorong untuk memunculkan program-program baru yang belum diaplikasikan di tempat lain.

Hal ini disampaikan oleh Kepala LPMP Jatim, Dr Bambang Agus Susetyo, M.M, M.Pd sebagai bukti keseriusan LPMP Jatim dalam mewujudkan Zona Integritas-Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Seperti diketahui, LPMP Jatim merupakan salah satu UPT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang telah diusulkan menjadi WBBM.

“Jangan sampai orang lain sudah melakukan, kita baru melakukan. Kalau dari yang sudah ada lalu dilakukan permodelan ulang sehingga menjadi sesuatu yang baru, itu sangat bagus,” kata Bambang Agus Susetyo kepada puluhan peserta kegiatan pengembangan program kerja Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBK/WBBM). Kegiatan ini digelar di Hotel Singgasana, Surabaya, pekan lalu.

Tantangan ini diarahkan Bambang kepada seluruh personil, terlebih mereka yang sudah mendapat kenaikan pangkat. Menurut dia, mereka yang mendapatkan kenaikan pangkat harus terpicu untuk  mengubah perilaku menjadi lebih baik dan meningkatkan standar kinerjanya.

“Mereka yang naik pangkat, jangan sampai kinerjanya tetap seperti sebelum pangkat dan gajinya dinaikkan,” ujar Bambang.

Tantangan juga diarahkan Bambang kepada staf-staf teknis yang bertanggungjawab menangani hal-hal terkait teknologi informasi. Hal ini tidak berlebihan karena saat ini, perkembangan dan perubahan teknologi informasi berlangsung sangat cepat dan harus disikapi dengan kemauan untuk beradaptasi dan mempelajari hal-hal yang baru.

“Jadi seperti itu, kalau kita mau mewujudkan WBBM, ilmu tidak boleh stagnan. Semua harus punya kemampuan yang lebih,” sambungnya.

Terkait teknologi informasi, Bambang melihat bahwa di LPMP Jatim sebenarnya ada orang-orang yang memiliki potensi-potensi yang bisa dikembangkan.

Apabila potensi itu dapat dikembangkan secara baik, maka untuk berbagai persoalan terkait IT, LPMP Jatim tidak lagi akan tergantung hanya pada satu atau dua orang saja.

Selain itu, secara eksternal, LPMP Jatim juga akan mampu memberikan pelayanan publik yang maksimal dan adaptif dengan dinamika dan kebutuhan masyarakat.

“Maka, mereka-mereka yang sarjana komputer di LPMP Jatim ini harus ditingkatkan keterampilannya,” pungkas Bambang. (Bagus Priambodo)

Tags: