Kabupaten Blitar Juarai GSI SMP 2019 Tingkat Jawa Timur

Redaksi 26 Agustus 2019

Lagu We Are The Champion yang diciptakan dan dipopulerkan oleh Band Rock Legendaris asal Inggris, Queen, menggema di stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (26/8/2019).

Lagu ini menjadi pengantar bagi tim kabupaten Blitar yang di kejuaraan Gala Siswa Indonesia (GSI) SMP 2019 tingkat SMP Provinsi Jawa Timur, berhasil keluar sebagai juara.  Mereka pun berhak atas medali dan piala.

Kemenangan ini juga berarti bahwa Tim Kabupaten Blitar-lah yang akan menjadi wakil Jawa Timur dalam dalam kejuaraan Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SMP Nasional di Jakarta.

GSI Tingkat SMP Nasional di Jakarta direncanakan berlangsung pada 7 Oktober 2019 hingga 20 Oktober 2019 mendatang.

Di babak final GSI SMP 2019 tingkat Jawa Timur, tim Kabupaten Blitar berhasil mengalahkan tim tetangganya sendiri, Kota Blitar.

Laga final tersebut digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (26/8/2019).

Sebelumnya, tim Kabupaten Blitar bersama Kota Blitar dan Kabupaten Malang serta Kabupaten Gresik, berhasil melenggang ke babak semifinal.

Di babak semifinal, kabupaten Blitar berhasil mengalahkan tim dari Kabupaten Malang. Sementara tim kota Blitar, juga berhasil menaklukkan tim dari Kabupaten Gresik.

Sementara di perebutan tempat ketiga, tim dari kabupaten Malang juga berhasil mengandaskan tim dari Kabupaten Gresik.

Dengan hasil tersebut, maka berturut-turut, juara 1 kejuaraan ini adalah Kabupaten Blitar, lalu diikuti kota Blitar sebagai juara kedua,  dan Kabupaten Malang sebagai pemenang ketiga.

Sedangkan kabupaten Gresik yang menduduki peringkat keempat, digelari juara harapan 1.

Kepala Seksi Sistem Informasi LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) Jawa Timur, Maryono, mengucapkan selamat kepada para pemenang.

Dia mengatakan, meski tim kabupaten Blitar keluar sebagai juara, namun pada dasarnya semua yang terlibat dalam turnamen ini adalah pemenang.

“Semua pemain di GSI ini adalah pemenang. Mereka membuktikan bahwa mereka bisa bermain secara fairplay,” kata Maryono.

“Kalah menang itu biasa. Yang penting bagaimana setiap orang dan setiap tim terus berusaha meningkatkan kualitasnya agar semakin berprestasi,” sambungnya. (Bagus Priambodo)

Tags: