Jadi Sekolah Penggerak, Kompetensi Meningkat hingga Percepatan Digitalisasi

Redaksi 04 Maret 2022

Tak hanya untuk Kepala Sekolah, ada sejumlah manfaat atau keuntungan untuk sekolah yang lolos menjadi Sekolah Penggerak.

Mutu pendidikan sekolah akan meningkat setelah menjadi Sekolah Penggerak dalam kurun waktu 3 tahun.

Hal tersebut diungkapkan Dr. Rizqi, S.Pd, M.Pd selaku Kepala LPMP Provinsi Jawa Timur dalam acara di Tribun Jatim Network bekerjasama dengan LPMP Provinsi Jawa Timur dan INOVASI Jawa Timur bertajuk "Budaya Literasi di Sekolah Penggerak, Senin (21/02/2022).

"Di sepanjang perjalanan akan didampingi, sehingga guru-guru di Sekolah Penggerak akan meningkat kompetensinya," jelasnya.
 
 
Simak berbagai kegiatan LPMP Provinsi Jawa Timur melalui Kanal You Tube LPMP Provinsi Jawa Timur
 
Dengarkan Podcast MSG untuk Pendidikan LPMP Provinsi Jawa Timur di AnchorSpotify dan Jelita (Jendela Literasi Kita)

Manfaat berikutnya adalah adanya Komite Pembelajaran yang bisa menggantikan Kepala Sekolah ketika berhalangan tetap atau sakit hingga tak bisa melanjutkan bertugas.

Lalu, sekolah yang menjadi Sekolah Penggerak akan memperoleh percepatan digitalisasi sekolah.

"Mulai dari berbagai platform yang akan diberikan pada Sekolah Penggerak, seperti platform Merdeka Mengajar, pendidikan, sumber daya sekolah, dan masih banyak lainnya," terangnya.

"Ini bukan tujuan utamanya, tapi nanti Sekolah Penggerak juga akan mendapatkan tambahan akses internet, diantaranya dapat perangkat ICT bagi sekolah yang belum memiliki."

Kemudian, karena pembelajarannya sudah diarahkan pada literasi numerasi, maka percepatan profil Pelajar Pancasila-nya akan semakin cepat dan optimal dibandingkan sekolah yang belum menjadi Sekolah Penggerak.

Sekolah Penggerak juga akan menjadi sekolah yang dapat mengimbaskan pada sekolah lain untuk melakukan proses transformasi yang sama.

"Nanti juga berdampak pula pada rapor pendidikan daerah yang nanti akan diakui oleh Kemendikbudristek sebagai suatu tata nilai di daerah masing-masing terkait rapor pendidikannya," katanya.

Jika dilihat dari target untuk Sekolah Penggerak, Rizqi menjelaskan Jawa Timur termasuk yang tertinggi.

"Kalau target angkatan kesatu, kedua, kalau dibandingkan dengan jumlah Sekolah Penggerak di nasional, sampai hari ini kami termasuk yang tertinggi," ujarnya.

"Target untuk hasil, ini baru masuk di semester kedua untuk angkatan pertama, harapannya nanti kami akan mengajak secara bersama-sama untuk bisa menampilkan proses transformasi Sekolah Penggerak yang ada di Jawa Timur."

"Nantinya bisa menjadi contoh untuk pengimbasan minimal daerahnya sendiri dan mudah-mudahan untuk satu provinsi dan nasional." (Bagus Priambodo/Judul asli berita: Keuntungan Jadi Sekolah Penggerak, Kompetensi Meningkat Hingga Percepatan Digitalisasi/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Kanal You TubeTribun Jatim Network)

Tags: