Ikhtiar Membuat Guru SD Makin HOTS

Redaksi 09 Juni 2020

Ada atau masih banyakkah para guru, khususnya di jenjang sekolah dasar yang belum memahami penerapan pembelajaran berorientasi pada ketrampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skill (HOTS)?

Sesuai dengan arahan dari Kemendikbud, pembelajaran seharusnya diberikan bukan sekadar menghapal atau pemahaman teori. Guru harus bisa mengarahkan para siswa mampu menganalisa dan mengevaluasi sehingga mereka menemukan pemahamannya sendiri.  Hal itu bertujuan mengasah siswa berpikir kritis dan kreatif sesuai tuntutan zaman.  

Program yang dikembangkan sebagai upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas lulusan tersebut semoga tidak hanya teoretisnya saja dipahami oleh para pendidik.  Begitu pun dalam aplikasi rencana dan pelaksanaan pembelajaran (RPP) nya serta penilaiannya, semoga dapat diaplikasikan secara maksimal oleh para guru. 

Oleh karena itu, guru perlu membaca dan meng-update pengetahuannya agar mereka tidak kebingungan menerapkan pembelajaran HOTS ini, termasuk dalam merencakan dan menilainya.

Satu contoh, amat disayangkan bila ternyata masih ada atau banyak guru yang tidak mampu membuat rubrik penilaian HOTS, terutama untuk soal model esai. Hal itu tentunya akan berpotensi merugikan siswa.  

Untuk menghindari ketidaktepatan penerapan pembelajaran HOTS, dan agar para guru semakin fasih dan maksimal dalam menerapkan pembelajaran HOTS, termasuk dalam perencanaan pembelajaran dan penilaiannya,  Seksi Fasilitasi Peningkatan Mutu Pendidikan LPMP Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan Pembelajaran dan Penilaian HOTS untuk Sekolah Dasar tahun 2020. 

Dengan diberikannya Bimtek  ini, harapannya para guru akan mampu dan makin optimal mengaplikasikan teori pembelajaran yang mengedepankan inkuiri, discovery base learning dan project base learning ini serta perencanaan pembelajaran dan penilaiannya. 

Selengkapnya tentang Bimtek ini dapat dilihat pada ilustrasi headline di atas, atau klik di sini

 

 

Tags: