Harus Selalu Bugar & Miliki Mental Juara Nasional

Redaksi 30 Juni 2019

Peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SD dan SMP Tahun 2019 yang mewakili Provinsi Jatim di ajang OSN Tingkat Nasional harus selalu menjaga kesehatan dan bermental kuat selama kompetisi berlangsung.

Nasihat itu disampaikan Dr Bambang Agus Susetyo MM MPd, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Timur (LPMP Jatim) kepada peserta OSN saat koordinasi pembekalan.

“Anak-anak biasanya penasaran dengan makanan baru di kota yang ditujunya. Nah, jangan sampai, ya, karena penasaran itu lalu kurang hati-hati menjaga kondisi kesehatan,” ucap Bambang di LPMP Jatim, Sabtu (29/6/2019).

Peserta OSN jenjang SD dan SMP wakil Provinsi Jatim bidang matematika, IPA dan IPS ini berjumlah 34 siswa. Masing-masing terdiri dari 10 siswa SD dan 24 siswa SMP dari berbagai sekolah yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di Jatim. OSN Tingkat Nasional sendiri diadakan di Yogyakarta selama 30 Juni hingga 6 Juli 2019.

Semua peserta juga diharapkan menyadari pentingnya stabilitas mental bertanding. Jangan sampai ketika bertemu lawan dari provinsi lain menjadi goyah dan tidak percaya diri. “Usaha keras kalian belajar di rumah dan sekolah akan menjadi sia-sia,” ucap Bambang.

Selanjutnya, peserta perlu lebih cermat, teliti dan memperhatikan alokasi waktu ketika mengerjakan soal-soal OSN. Hati yang tenang membuat pikiran lebih fokus sehingga proses berpikir peserta menjadi jernih dan lancar.

Bagaimana pun para wakil OSN Nasional untuk Provinsi Jatim ini adalah siswa pilihan. Seleksi OSN berlangsung lama dan ketat dimulai dari tingkat kecamatan hingga provinsi sebelum dinyatakan berhak maju ke tingkat nasional.

Sebelumnya, training OSN untuk para wakil Provinsi Jatim ini dilaksanakan di LPMP Jatim selama 17 – 21 Juni 2019. Mereka didampingi pelatih yang terdiri dari beberapa dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya dan Universitas Negeri Surabaya.

Training kemarin harus ada evaluasi akhir sehingga diketahui bagian mana yang masih perlu diperbaiki,” tegas Bambang.

Alasannya, training OSN di LPMP Jatim baru pertama kali dilaksanakan. Evaluasi dibutuhkan agar pada pelaksanaan berikutnya materi dan struktur program menjadi lebih matang dan baik.

Koordinasi pembekalan OSN jenjang SD dan SMP ini diikuti pula oleh para guru pendamping, orang tua peserta, serta panitia dari Dinas Pendidikan Provinsi Jatim dan LPMP Jatim. Materi yang disampaikan antara lain mengenai kebijakan lomba, festival dan olimpiade Provinsi Jatim, kebijakan OSN Tingkat Nasional, petunjuk teknis pelaksanaan OSN Tingkat Nasional, serta motivasi pertandingan siswa.

OSN merupakan kegiatan Kemendikbud tahunan yang memotivasi dan menumbuhkembangkan atmosfir cinta pelajaran sains dan kompetisi dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi dan nasional. Untuk jenjang SD ada dua bidang yang dikompetisikan yaitu matematika dan IPA, sedangkan SMP meliputi matematika, IPA dan IPS.

Selain siswa, kegiatan OSN juga mendorong pihak-pihak yang berwenang untuk memberikan ruang belajar, memfasilitasi dan menstimulus para guru di sekolah. Tentu bagi mereka yang berprestasi dan berminat pada sains sehingga dapat meningkatkan kemampuan akademisnya. (Bagus Priambodo)

 

Tags: