Guru Penggerak Harus Dicari, Dilindungi, & Dimotivasi

Redaksi 27 Desember 2019

Di setiap lingkungan, selalu ada sosok-sosok penggerak. Mereka adalah sosok-sosok yang berani melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk mewujudkan sebuah perubahan yang positif.  Seringkali, mereka bahkan berani mendobrak tradisi karena didorong oleh misi mewujudkan kondisi yang lebih baik dari yang sebelumnya.

Sosok-sosok penggerak ini juga ada di lingkungan pendidikan di daerah-daerah. Mereka mungkin tidak cukup populer dan tidak tersorot oleh radar media. Bahkan, tidak jarang sosok ini dikucilkan oleh orang-orang di lingkungannya karena dianggap berbeda dari orang kebanyakan dan dianggap sebagai ancaman.

Sosok-sosok inilah yang harus ditemukan, khususnya di sekolah. Guru-guru penggerak ini pasti ada meski di sebuah sekolah jumlahnya tak banyak, atau hanya ada satu orang saja.

Dalam Simposium Internasional Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah pada 25 November 2019 di Jakarta, Mendikbud RI, Nadiem Makarim meminta agar para kepala sekolah menemukan sosok-sosok guru penggerak tersebut dan melindunginya.

Tak cukup dilindungi, guru penggerak itu harus diberi dukungan dan diberi kewenangan untuk melakukan perubahan yang diinginkan.

Sosok guru penggerak ini sebenarnya cukup mudah ditemukan di sekolah. Ciri-cirinya, terkadang guru penggerak tampak seperti sosok yang 'nakal'. Dalam artian, dia tak segan membuat kurikulum sendiri yang bisa membuat para siswa lebih "engaged” dengan materi yang diberikan, tak segan mengajak anak didiknya keluar kelas untuk mempelajari sesuatu secara langsung, serta tak segan untuk mempelajari metode-metode baru dari berbagai sumber termasuk media sosial  Youtube dan lain sebagainya. Sayangnya, terobosan-terobosan dan inovasi yang mereka buat hampir-hampir tak pernah tersentuh apresiasi.

Padahal, seharusnya, sosok-sosok guru penggerak ini harus didukung. Kepala sekolah mestinya siap pasang badan baginya sehingga dia semakin termotivasi untuk menciptakan terobosan-terobosan baru lainnya. Prinsipnya, guru-guru penggerak ini harus diberi kepercayaan diri. Bila perlu, semua yang dia lakukan, perlu dipamerkan kepada guru-guru lain. Harapannya, tentu saja supaya guru-guru lain pun termotivasi untuk melakukan perubahan yang sama.

Jadi, sudahkah anda tahu sosok-sosok guru penggerak itu? Atau jangan-jangan, anda sendirilah orangnya? (Bagus Priambodo/Sumber narasi “You Tube Channel” Kemendikbud RI: https://www.youtube.com/channel/UCH9AFSwY4WqgHoCLG2XIveg/foto ilustrasi dipenuhi melalui Google image)

Tags: