Dapodik Harus Akurat, Mutakhir & Berkelanjutan

Redaksi 21 November 2021

Baik buruknya kualitas Dapodik (Data Pokok Pendidik dan Tenaga Kependidikan) turut menentukan baik buruknya kualitas berbagai tatakelola di bidang pendidikan, termasuk di jenjang pendidikan dasar dan menengah
 
Maka saat mewakili Kepala LPMP Provinsi Jawa Timur membuka pembekalan Monitoring dan Evaluasi Verifikasi dan Validasi Data Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 pada Sabtu (20/11/2021), Koordinator Fungsi Sistem Informasi, Maryono megungkapkan LPMP Provinsi Jawa Timur secara berkelanjutan mengawal, memotivasi dan terus mendampingi para operator Dapodik di Dinas Pendidikan Kabupaten Kota maupun Cabang Dinas Pendidikan Provinsi di Kabupaten Kota serta para Operator Dapodik di satuan pendidikan di Provinsi Jawa Timur untuk mengupdate, memverifikasi dan memvalidasi data tersebut sesering mungkin
 
 
Hal itu dilakukan agar data Dapodik tiap tahun mengalami peningkatan kualitas
 
Meningkatnya kualitas di sini, menurut Maryono, data tersebut harus selalu akurat, mutakhir dan berkelanjutan
 
Karena bila data tersebut tidak berkualitas, akan mempengaruhi berbagai tata kelola pembangunan pendidikan, diantaranya tatakelola prencanaan, penganggaran, implementasi dan lain sebagainya
 
 
 
Terdapat 3 data yang menjadi bagian penting dalam proses pembangunan pendidikan dan harus selalu valid, yaitu: NUPTK, NISN dan NPSN
 
Secara umum, ketiga data tersebut sangat mempengaruhi kualitas program pembangunan guru dan tenaga kependidikan, peserta didik dan sarana prasarana yang tentu berkaitan juga dengan anggaran pendidikan
 
Oleh karenanya, agar anggaran pendidikan yang digelontorkan untuk pembangunan pendidikan tadi tepat sasaran (tidak sia-sia), maka data yang menjadi sumber referensi utamanya juga harus berkualitas (akurat, mutakhir, berkelanjutan)
 
Maryono bersyukur, karena rapor Dapodik Provinsi Jawa Timur saat ini berada di 10 besar peringkat Rapor Dapodik Nasional bersama beberapa LPMP di provinsi lain seperti Bali, Kalimantan Timur, Jambi, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Barat dan Gorontalo
 
Ia berpesan, agar tim dari LPMP Provinsi Jawa Timur khususnya yang miliki bidang tugas mengawal, memotivasi dan mendampingi para operator dinas pendidikan, cabang dinas pendidikan dan operator sekolah di Jawa Timur mengupdate, memverifikasi dan memvalidasi Dapodik, terus meningkatkan performa kerjanya yang sudah bagus menjadi makin bagus lagi tiap tahunnya
 
Jangan sampai masalah-masalah di daerah beberapa tahun lalu yang sempat menjadi masalah nasional dan dianggap merugikan keuangan negara dan masyarakat seperti menjamurnya sekolah abal-abal, status siswa ganda dan kasus regrouping sekolah muncul lagi karena Dapodik yang tidak akurat, tidak mutakhir dan tidak berkelanjutan (Bagus Priambodo/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Dokumentasi Kegiatan LPMP Provinsi Jawa Timur)
 

Tags: