Begini Cara Mengakses Platform Merdeka Mengajar

Redaksi 09 Juli 2022

Antusiasme guru dan kepala sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di Jawa Timur cukup tinggi.
 
Hal ini bisa dilihat dari keikutsertaan mereka dalam pelatihan Pemanfaatkan Platform Merdeka Mengajar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka secara Mandiri yang digelar Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur pada Selasa (4/7/2022).
 
Tampak lebih dari 4.000 peserta bergabung dalam pelatihan gelombang pertama yang digelar secara daring. Para peserta diberikan penjelasan bagaimana cara mengakses semua fitur di platform merdeka mengajar (PMM).
 
Fadibah Setiawan, SPd, MPd, Widyaprada BBPMP Provinsi Jawa Timur mengungkapkan, untuk bisa mengakses platform merdeka mengajar perlu akun belajar masing-masing yang sudah ditentukan kemdikbudristek.
 
PMM akan membantu guru sehingga dapat fokus pada peningkatan belajar siswa. “Platform ini memudahkan guru menemukan perangkat ajar berdasarkan pembelajaran dengan paradigma baru,” terang Iwan, panggilan Fadibah Setiawan dalam pelatihan tersebut.
 
 
Selain itu, dengan platform merdeka  ini guru dapat rekomendasi perangkat ajar berdasarkan hasil asesmen dan menerapkan teaching at the right level (TaRL).
 
“Platform merdeka juga membuat guru terus belajar mendapatkan inspirasi untuk mengembangkan kompetensi serta memiliki wadah mendokumentasikan hasil-hasil karyanya dan mendapatkan umpan balik dari rekan sejawatnya,” terang Iwan.
 
Dijelaskan Iwan, PMM bisa diakses guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan yang berkepentingan. Platform ini memuat konten-konten pengembangan guru yang terdiri dari pelatihan mandiri, video inspirasi dan bukti karya guru. Selain itu juga ada konten kegiatan belajar mengajar meliputi asesmen siswa dan perangkat ajar.
 
Pada fitur Pelatihan Mandiri tersedia berbagai materi pelatihan berkualitas untuk mengembangkan kompetensi guru yang bisa diakses secara mandiri kapan pun dimana pun.
 
Pelatihan Mandiri mencakup pembelajaran materi, latihan pemahaman, cerita reflektif, post test dan aksi nyata. “Aksi nyata ini bentuk praktik pemahaman guru terhadap topik yang dipelajari dalam pelatihan mandiri,” terang Iwan.
 
Sementara pada fitur video inspirasi akan berisi berbagai video inspiratif yang dibuat kemendikbudristek dan para ahli untuk mengembangkan diri dengan akses tidak terbatas. “Video inspirasi ini bisa diakses semua tanpa harus login. Bisa jadi contoh, model untuk pembelajaran,” terang Iwan.
 
Selain itu, di fitur ini guru juga bisa mendokumentasikan karyanya dan dibagikan ke rekan sejawat untuk mendapatkan umpan balik di fitur Bukti Karya Saya.
 
Sedangkan perangkat ajar menyajikan berbagai referensi perangkat ajar berkualitas yang bisa diunduh dan dibagikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar guru. “Perangkat ajar di sini telah melalui beberapa proses untuk diseleksi dan dikatakan layak sehingga bisa diakses,” terang Iwan.
 
Terakhir ada fitur Asesmen Murid (siswa) yang berisi analisa diagnostik literasi dan numerasi dengan cepat sehingga dapat menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan level kemampuan siswa.  “Asesmen ini sudah disesuaikan dengan kurikulum merdeka,”tegasnya.
 
Di kesempatan ini Iwan juga membagikan cara-cara mengakses platform merdeka melalui website. Seperti pada fitur Bukti Karya Saya. Iwan mempraktikkan cara membuka  bukti karya guru kelas 4 SD pembelajaran IPA mengenai gaya magnet.
 
“Bukti karya ini hasil karya guru yang bisa dieksplore sendiri. Kalau mau lakukan filter silakan, misalnya ingin fokus ke semua mata pelajaran atau kelas,” terangnya.
 
Di fitur ini juga memungkinkan guru untuk mengunggah karyanya di bagian tambah karya. “Sementara ini karya yang bisa diunggah masih berupa video bisa video pembelajaran, best praktis atau video aktivitas lainnya,” terang Iwan. 
 
Sedangkan fitur Pelatihan Mandiri, pilihannya mulai dari merdeka belajar, kurikulum merdeka, profil pelajar pancasila, assesmen hingga disiplin positif. Setelah mengikuti pelatihan ini akan diminta menuliskan aksi nyata.
 
“Kalau melihat webinar-webinar bisa dilihat di sini agenda-agenda sesuai jadwal. Bisa dilakukan di luar jam sekolah, bisa mengikuti pada malam hari,” tukasnya. (Bagus Priambodo/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Dokumentasi Kegiatan BBPMP Provinsi Jawa Timur)

Tags: