BBPMP Jatim Dorong Pemda Maksimalkan Program Merdeka Belajar di Jawa Timur

03 November 2022

Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur, Sujarno M.Pd mengatakan, Program Belajar Merdeka dan Program Merdeka mengajar telah ditetapkan sebagai kebijakan pemerintah yang berlaku secara nasional di seluruh satuan pendidikan.
 
Karena itu, dia berharap dukungan maksimal dari seluruh elemen, khususnya di kota dan kabupaten di Jawa Timur, agar Jawa Timur berhasil menjalankan program tersebut dengan optimal. Sehingga, upaya peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan di Jawa Timur juga tercapai.
 
Hal itu dia ungkapkan saat launching gerakan akselerasi implementasi kurikulum merdeka dalam rangka peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan di Provinsi Jawa Timur, Kamis (3/11/2022), di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya.
 
Dalam kesempatan itu dia mengatakan, Jawa Timur menjadi provinsi yang SMA, SMK, dan SLB-nya terbanyak mengikuti Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) secara mandiri.
 
“Di satuan SMA, SMK, dan SLB, Jatim menjadi peserta terbanyak secara nasional, yaitu 2.791 satuan pendidikan dari 14.385 penyelenggara IKM Mandiri. Menjangkau lebih dari 70 ersen dari total satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB,” tutur Sujarno.
 
Dia melanjutkan, untuk tingkat SD, SMP, Paud, TK, PKBM, dan Sanggar Kegiatan Belajar, saat ini IKM secara mandiri telah berjalan di 21.720 satuan pendidikan, atau menjangkau lebih dari 50 persen dari total satuan pendidikan di tingkat tersebut.
 
 
Simak juga video Launching Akselerasi IKM di Jawa Timur berikut:
 
 
 
Kemudian, juga sudah terbangun komitmen dengan 38 pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur, serta Pemprov, terkait program Sekolah Penggerak dan Implementasi Kurikulum Merdeka secara mandiri.
 
“Di Jatim telah berlangsung 1.223 satuan pendidikan pelaksana program sekolah penggerak. Terdiri atas 97 SMA, 33 SLB, 180 SMP, 523 SD, dan 390 satuan PAUD. Ini ada di 19 kabupaten kota dan akan berlangsung di 38 kabupaten kota pada 2023 mendatang,” tuturnya.  
 
Sujarno berharap, komitmen keberlangsungan program pada seluruh stakeholder di daerah dapat meningkat, sehingga turut mendongkrak secara masif mutu pendidikan di Jawa Timur.
 
“Kami berharap dapat terwujud kesiapan dan kapasitas SDM yang memadai untuk memfasilitasi pemerintah daerah, serta peningkatan komitmen dari pemerintah daerah yang makin masif bagi upaya peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan di Jawa Timur. Kami juga berharap akan adanya pendayagunaan dan pemberdayaan mitra pembangunan yang lebih konkrit dan masif di Jawa Timur, yang akan berkolaborasi dengan pemda,” urainya.
 
Terkait Mitra Pembangunan, Sujarno juga berharap ada penguatan kolaborasi antara mitra pembangunan yang sudah digandeng, salah satunya Putra Sampoerna Foundation. Selain itu, dia berharap semakin besar pula peningkatan potensi mitra pembangunan baru di Jawa Timur.
 
“Sebagai rencana tindak lanjut, nanti akan ada webinar series atau pelatihan-pelatihan online yang difasilitasi Sampoerna Foundation. Juga ada fasilitasi dan pengarusutamaan kebijakan pemda dalam keberlangsungan program peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan yang akan dilakukan BBPMP Jawa Timur. (Bagus Priambodo/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Dokumentasi Kegiatan BBPMP Provinsi Jawa Timur)

Tags: