Bahan Ajar Peningkat Minat Baca Siswa

24 Desember 2020

Bekti Maryono, Widyaiswara LPMP Provinsi Jawa Timur, menjelaskan guru bisa mengembangkan bahan ajar yang relevan agar minat baca siswa meningkat.
 
Contohnya, di era pandemi Covid-19 sekarang, maka bahan ajar harus relevan dengan situasi saat ini.
 
Hal tersebut dipaparkan Bekti dalam Kegiatan Bimtek Penyusunan Bahan Ajar Luring Gelombang 2 yang digelar oleh LPMP Povinsi Jawa Timur secara daring pada Senin (31/8/2020).
 
"Kesulitan kami di sekolah, ketika anak-anak diberi banyak bahan bacaan, kemauan membaca sangat rendah," komentar peserta Bimtek, Budi Kristiana dari SMPN 1 Sutojayan, Blitar.
 
"Dengan tambahan sumber belajar, bagaimana cara meningkatkan minat membaca siswa?" tanyanya.
 
Bekti merasa siswa dapat kebingungan jika diberi banyak buku, apalagi jika buku-bukunya tebal, misalkan untuk 1 semester.
 
Siswa bisa menjadi lebih jenuh dengan kondisi seperti ini ditambah membaca buku yang tebal-tebal.
 
Maka solusinya, kata Bekti, guru dapat memberikan bahan ajar dengan isi yang sudah disesuaikan.
 
"Dalam pengembangan kurikulum di era pandemi, tidak seluruh tuntutan kurikulum harus dicapai, kita pilih yang esensial," jelasnya.
 
"Jadi, kita melakukan analisis kurikulum, tetapkan materi esensialnya apa, indikator targetnya apa, dari situlah kita kembangkan bahan ajar yang lebih spesifik."
 
Sehingga, nantinya materi tersebut dapat menjadi bahan ajar utama yang memang relevan dengan kondisi saat ini.
 
"Karena sudah sesuai dengan tuntutan kurikulum, sesuai dengan situasi dan kondisi siswa belajar dari rumah," terang Bekti.(Bagus Priambodo/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Google Image)

 

Tags: