Antara Buku, Minat Baca & Peradaban

Redaksi 16 Oktober 2019

Kemajuan suatu bangsa ikut ditentukan oleh literasi masyarakatnya.

Membaca dalam artian tidak sekadar membaca melainkan disertai penggalian lebih lanjut serta rekonstruksi keilmuan dari akumulasi berbagai pengetahuan.

Peradaban tidak bisa dibangun tanpa budaya baca, walaupun budaya baca bukan satu-satunya penentu peradaban suatu bangsa.

Rumah baca, taman bacaan, perpustakaan dapat berperan. Begitu juga Lored (Lorong Redaksi) LPMP Jawa Timur

Bila semua itu terkelola baik, bisa jadi akan muncul kelompok pencinta buku, dan diharapkan dapat membangun kelompok diskusi sehingga kemudian terjadi tukar menukar informasi disertai diskusi.

Membaca, diskusi dan menulis, jika dibangun terus menerus, ilmu dan pengetahuan akan terus terbangun

Oleh karenanya keberadaan buku dan bahan bacaan dengan format lain (Majalah, Koran, Jurnal, Newsletter, Website) sangatlah penting. Karena bila semua itu tidak ada, maka apa yang akan dibaca?

Karena itulah banyak tokoh di dunia ini memilih menulis buku atau meminta bantuan penulis untuk menuliskannya, daripada sekedar membuat film atau video tentang kehidupannya.

Banyak buku biografi tokoh yang ditulis ketika mereka masih hidup. Demikian pula film-film yang dibuat dan dipasarkan oleh Hollywood, Bollywood dan negara lainnya, banyak yang diangkat dari sebuah buku.

Dan kami di Lored (Lorong Redaksi) LPMP Jawa Timur mencatat ada banyak isu/tema/topik menarik yang dapat diangkat menjadi bahan bacaan berkualitas dalam bentuk buku, tepatnya buku pengayaan eksploratif, diantaranyai:
- Sistem Zonasi, masalah atau solusi?
- Praktik baik penjaminan mutu pendidikan
- Pengelolaan Dapodik (Data Pokok Pendidikan) keren
- Sertifikasi bikin guru ketagihan ilmu
- Asyik ada RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) online
- Guru IVb ke atas, kemampuannya harus berkelas
- Hidup SMK (masa depan sekolah kejuruan)
- Inside school
- Menulis untuk belajar
- Bagaimana memanfaatkan bacaan populer secara kreatif di kelas
- Profil inovasi LPMP Jawa Timur
- Kinerja/dedikasi sang pengawas
- Kepala sekolah visioner
- Guru berprestasi
- Siswa spektakuler
- Komite sekolah in action
- Book cafe (perpustakaan kekinian)
- Gerakan literasi sekolah
- Masyarakat peduli pendidikan
- Dunia usaha dunia industri (DUDI) goes to school
- Kontribusi diaspora muda Indonesia untuk pendidikan
- Udik (unik dan mendidik) di negeri orang
- Penjaminan mutu pendidikan di lintas batas
- School around the world, dan lain sebagainya

(Bagus Priambodo)

Selengkapnya tentang Menumbuhkan Minat Baca melalui  Gerakkan Menulis untuk Belajar (Gemetar) bisa diunduh di link berikut: https://lpmpjatim.kemdikbud.go.id/site/po-content/uploads/LORED_14_oktober_2019.pdf

Tags: