8 Strategi Mengoptimalkan Pemanfaatan Rapor Pendidikan untuk PBD

19 Januari 2023

Satuan-satuan pendidikan di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur, didorong agar tahun ini semakin optimal dalam melakukan perencanaan berbasis data (PBD).
 
Hal ini disampaikan Junie Darmaningrum, Widyaprada Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur saat menjadi narasumber dalam pertemuan periodik Pokja Manajemen Operasional (PMO) Provinsi Jawa Timur yang digelar secara daring pada 19 Januari 2023
 
Dalam kesempatan itu, Junie didapuk menyampaikan materi tentang Data, Perencanaan, dan Penjaminan Mutu.
 
Dia menjelaskan, perencanaan berbasis data diawali dengan tahapan mengunduh data pada rapor pendidikan, yakni oleh dinas pendidikan di daerah atau satuan-satuan pendidikan di daerah.
 
“Data yang diunduh lalu dianalisis. Di dalamnya ada kegiatan identifikasi, refleksi, dan benahi,” katanya.
 
Dilanjutkannya, di tahapan analisis, sekolah bisa menyusun perencanaan yang dituangkan ke dalam rencana kerja anggaran sekolah.
 
Berkaca dari pengalaman pada 2022 silam, lanjut Junie, ada beberapa permasalahan yang bisa diidentifikasi.
 
Karena itu, di sepanjang 2023 ini, harus diterapkan strategi pencapaian dan percepatan supaya pemanfaatan rapor pendidikan untuk perencanaan berbasis data dapat lebih optimal.
 
Dia pun menawarkan 8 strategi atau cara percepatan yang bisa digunakan.
 
Pertama, mengidentifikasi dan memahami permasalahan perencanaan berbasis data di daerah.
 
Kedua, mengetahui dan memahami permasalahan PBD sampai satuan pendidikan.
 
Ketiga, memahami aplikasi Superman (Supervisi Mutu Pendidikan) dan data excel.
 
Keempat, mendistribusikan data satuan pendidikan yang bermasalah dengan PBD. Hal ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan Pengawas sebagai pembina.
 
Kelima, mendorong dan memberikan solusi satuan pendidikan untuk segera menindaklanjuti permasalahan perencanaan berbasis data
 
Keenam, memberikan pendampingan ke satuan pendidikan tersebut.
 
Ketujuh, melakukan monitoring dan evaluasi.
 
“Terakhir, Helpdesk berkala setiap bulan secara daring untuk merumuskan solusi dari permasalahan yang dihadapi di daerah maupun di satuan pendidikan,” cetusnya. 
 
Lebih lanjut dia memaparkan, berdasarkan data Superman yang sudah diunduh per 17 Januari 2023, masih ada kabupaten/kota yang capaiannya masih di rentang 25 hingga 50 persen, baik dalam hal sudah login, sudah eksplor, sudah mengunduh laporan, dan sudah mengunduh rekomendasi.
 
Meskipun demikian, jumlah yang telah mencapai rentang 75 persen hingga 99 persen juga jauh lebih banyak.
 
“Ini catatannya per 17 Januari 2023. Jadi prinsipnya, tahun ini harus lebih baik lagi. Yang sudah rekomendasi, ini menunjukkan bahwa sekolah itu sudah benar-benar memanfaatkan rapor pendidikan dan siap melakukan perencanaan berbasis data. Bagi kabupaten/kota yang belum 25 persen, mohon tahun ini difasilitasi agar bisa mengunduh rekomendasi dan melakukan perencanaan berbasis data,” tuturnya.
 
“Data rapor pendidikan bisa diakses di aplikasi Superman di laman https://lpmpjatim.kemdikbud.go.id/site/. Jika terkendala membuka rapor pendidikan, kepala sekolah bisa melaporkan segera melalui formulir online yang telah tersedia. Nanti kami akan fasilitasi,” pungkasnya. (Judul asli berita: Tahun 2023, Pemanfaatan Rapor Pendidikan Untuk Perencanaan Berbasis Data (PBD) Harus Lebih Optimal/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Dokumentasi Kegiatan BBPMP Provinsi Jawa Timur)

Tags: