4 Pokja BBPMP Jatim Urus Pemberdayaan hingga Ivonasi & Transformasi Pembelajaran

Redaksi 09 Agustus 2022

Tim kerja Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur diubah menjadi Kelompok Kerja atau Pokja.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt Kepala BBPMP Provinsi Jawa Timur, Dr. Rizqi, pada apel pagi di kantor, Senin (8/8/2022) lalu.

Pokja ini akan mengurus beragam hal dan mesosialisasikan serta mendampingi berbagai program prioritas dari Kemendikbudristek seperti IKM (Impelentasi Kurikulum Merdeka), PSP (Program Sekolah Penggerak), PDB (Perencanaan Berbasis Data), Asesmen Nasional dan lain-lain untuk terus mendorong terjadinya transformasi di satuan-satuan pendidikan yang gol atau harapannya mampu berakselerasi mencetak para peserta didik (siswa) yang memiliki  profil-profil Pelajar Pancasila
 
 
Sama dengan tim-tim yang telah ada sebelumnya di BBPMP Provinsi Jawa Timur yang juga secara intens telah mengawal berbagai program prioritas dari Kemendikbudristek agar mudah difahami dan diterapkan oleh para stakeholder khususnya di satuan-satuan pendidikan di Jawa Timur secara massif
 
Ingin tahu lebih dalam tentang pembelajaran berdiferensiasi? Baca Leading and Managing A Differentiated Classroom by Carol Ann Tomlinson and Marcia B. Imbeau dan terjemahannya di sini
 
 
Kembali ke pokja, yang pertama pokja Komunikasi, Kemitraan, dan Pemberdayaan.

"Isinya terkait dengan bagaimana kita bermitra dengan pemerintah daerah, dengan organisasi mitra pembangunan dan masyarakat sipil, dan terkait komunikasi dan publikasi," jelasnya.

Pokja yang kedua adalah pokja Data, Perencanaan, dan Penjaminan Mutu.

"Kalau ini sudah jelas, ini adalah PDB (read - Perencanaan Berbasis Data) kemarin. Ini kelompok kerja yang kita bikin PDB menjadi kelompok kerja Data, Perencanaan, dan Penjaminan Mutu," terangnya.

Pokja ketiga yaitu pokja Inovasi dan Transformasi Pembelajaran.

"Isinya adalah Sekolah Penggerak, Kurikulum Merdeka, dan Transformasi Digital, yaitu mulai akun Belajar.id, platform Merdeka Mengajar, dan lain sebagainya," ujarnya.

Pokja keempat adalah pokja Tata Kelola.

"Yaitu terkait dengan regulasi, BOS baik BOS kinerja maupun reguler, SIPLah, serta sarana dan prasarana," ungkapnya.

Rizqi menjelaskan, ia tak akan mengubah tatanan yang sudah ada, namun perlu untuk menyesuaikannya dengan pokja-pokja baru tersebut

Ia menambahkan untuk pokja Komunikasi, Kemitraan, dan Pemberdayaan akan digabung dengan pokja Tata Kelola.

"Tugasnya bertambah menjadi satu, yaitu kemitraannya," katanya.
 
Pada momen itu, selain memberi arahan terkait adanya perubahan dari nama tim menjadi pokja, Rizqi juga memberikan piagam penghargaan kepada 13 petugas kebersihan di BBPMP Provinsi Jawa Timur yang berkat pengabdian, kedisiplinan, kerja keras dan cerdas mereka, kebersihan, keindahan dan kenyamanan di BBPMP Provinsi Jawa Timur selalu terjaga dengan baik.
 
Hal tersebut membuat para tamu atau stakeholder yang berkunjung ke Balai Besar merasa "betah", terlebih disertai dengan sarana prasarana dan pelayanan yang juga prima dari seluruh internal (pegawai) Balai Besar. (Bagus Priambodo/Judul asli berita: Tim Kerja BBPMP Jatim Jadi Pokja, Urus Pemberdayaan Hingga Ivonasi & Transformasi Pembelajaran/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Paparan Plt Dirjen Pauddasmen & Dokumentasi Kegiatan BBPMP Provinsi Jawa Timur)

Tags: