10 Inspirasi Penerapan Writing to Learn

Redaksi 29 Desember 2020

Gemmetar - Penelitian menunjukkan bahwa siswa belajar dan mempertahankan lebih banyak konten ketika mereka menjadi peserta aktif dalam pembelajaran mereka sendiri. Ini berarti bahwa siswa harus diminta untuk melakukan lebih dari sekadar mengulang informasi yang telah mereka dengar atau baca.
 
*Gemmetar: Gerakkan membaca dan menulis untuk belajar
 
Di sisi lain, menulis adalah komponen penting agar siswa aktif dalam pembelajaran mereka. Ini adalah cara bagi siswa untuk mengakses pemikiran tingkat tinggi (HOTS/High Order Thinking Skills), mengintegrasikan informasi lintas disiplin, dan merefleksikan proses pembelajaran mereka sendiri.
 
Perlu dicatat bahwa menulis dalam konteks ini lebih dari sekadar mempelajari tata bahasa, gaya, dan mekanika, tetapi menulis untuk belajar atau writing to learn (WTL).
 
Jadi bagaimana setiap guru di seluruh disiplin ilmu membimbing siswa untuk menulis untuk belajar? Dikutip dari Toughtful Learning, berikut adalah 10 inspirasi WTL yang dapat diterapkan oleh para guru terhadap siswa-siswanya.
 
1. Writing log atau log pembelajaran
Log pembelajaran adalah jurnal untuk tugas sekolah. Siswa menggunakan log pembelajaran untuk menuliskan pemikiran, perasaan, dan pertanyaan mereka tentang mata pelajaran yang mereka pelajari. Menulis dengan cara ini membantu mereka menghubungkan informasi baru dengan apa yang telah mereka ketahui, merefleksikan proses pembelajaran mereka, dan memikirkan ide-ide yang tidak jelas. 
 
2. Tulisan singkat sebelum dan sesudah kelas
Siswa mengirimkan tulisan singkat kepada guru, baik di awal maupun akhir pembelajaran, yang bisa berisi pertanyaan, komentar, observasi, atau refleksi tentang materi yang dipresentasikan di kelas. Himbaulah siswa untuk menulis tentang gagasan yang menurut mereka membingungkan, menarik, menjengkelkan, dan sebagainya.
 
3. Korespondensi
Di bagian ini, siswa diminta menulis surat atau email kepada seseorang yang terkait dengan acara atau topik yang mereka pelajari. Contohnya surat kepada seorang profesor yang mencetuskan sebuah teori yang sedang dipelajari siswa. Persoalan apakah surat tersebut nanti dibalas atau tidak, abaikan saja dulu.
 
4. Jurnal dialog
Dalam kegiatan ini, siswa diminta saling bertukar catatan dengan siswa lain ataupun dengan guru. Catatan itu tentu berisi hal-hal yang mereka pelajari di kelas. 
 
5. Dialog imajiner
Dalam kegiatan ini, siwa diminta untuk membuat percakapan tertulis yang imajiner dengan orang lain, misalnya, siswa diminta membuat naskah wawancara antara mereka dengan Albert Einstein tentang teori relativitas.
 
6. Pemikiran pertama
Dalam kegaitan ini, siswa diminta menulis pemikiran pertama mereka tentang suatu topik. Menulis paragraf tentang topik baru akan mengingatkan mereka pada apa yang sudah mereka ketahui tentang topik tersebut. Saat mereka menyelesaikan belajar mengenai topik tersebut, mereka dapat meninjau kembali pikiran pertama mereka untuk mempertimbangkan apa yang telah mereka pelajari.
 
7. Menulis bebas
Dalam kegiatan ini, siswa diajak menulis dengan cepat tentang topik yang telah dipelajari selama 5 hingga 10 menit tanpa henti. Dalam kesempatan ini, bebaskan siswa untuk menulis kesulitan-kesulitan yang dihadapinya, bagian favoritnya dari topik yang telah dipelajari, bagian dari topik yang belum dipahami, dan lain sebagainya. 
 
8. Satu kalimat penting 
Dalam kegiatan ini, siswa diminta membuat 1 kalimat tentang pentingnya sesuatu yang baru mereka pelajari atau baca. 
 
9. Prediksi 
Dalam kegiatan ini, siswa diminta untuk menuliskan apa yang menurut mereka akan mereka pelajari di sesi pembelajaran berikutnya. Ketika melakukan prediksi ini, bisa jadi prediksi mereka meleset. Tetapi, dengan demikian para siswa telah bernpikir lebih dalam tentang materi yang dipelajari. 
 
10. Ringkasan
Dalam kegiatan ini, siswa diminta untuk menulis ringkasan singkat tentang apa yang baru mereka pelajari. Dengan mewajibkan mereka membuat ringkasan, guru telah membuat mereka untuk fokus sepenuhnya dalam pembelajaran. (Jelita (Jendela Literasi Kita)/Bagus Priambodo/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Google Image)

Tags: